Merekamindonesia – Kendaraan listrik Luwu Timur mendapat dukungan langsung dari Bupati Irwan Bachri Syam. Dukungan itu disampaikan saat ia menerima kunjungan silaturahmi jajaran Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan PT Marlip Indo Mandiri di kediaman pribadinya, Malili, Selasa (28/07/2026). Pertemuan tersebut membuka peluang kolaborasi tiga pihak untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik karya anak bangsa di wilayah Luwu Timur.
Poin Penting
- Bupati Irwan Bachri Syam menerima kunjungan Yayasan Wakaf UMI dan PT Marlip Indo Mandiri di Malili, Selasa (28/07/2026).
- Pertemuan membahas kolaborasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik karya anak bangsa di Luwu Timur.
- CEO PT Marlip Indo Mandiri, Masrah Marang, mengembangkan mobil listrik sebagai alternatif atas ketergantungan bahan bakar minyak.
- UMI dan Pemkab Luwu Timur sepakat memperluas kemitraan untuk inovasi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Selain Bupati, pertemuan itu turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur Muhammad Irwan, serta Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI Masrurah Mokhtar beserta jajarannya. Dari pihak industri hadir Chief Executive Officer PT Marlip Indo Mandiri, Masrah Marang, bersama timnya. Para Asisten Ahli dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Luwu Timur juga ikut mendampingi jalannya diskusi.
Sinergi Pemerintah, Kampus, dan Industri
Bupati Irwan Bachri Syam mengaku bersyukur atas kesempatan mengenal langsung inovasi kendaraan listrik yang lahir dari tangan anak bangsa. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai momentum berharga bagi daerahnya.
“Kami pemerintah daerah sangat bersyukur karena sudah diperkenalkan dengan sesuatu yang sangat luar biasa. Ini merupakan hasil karya anak bangsa,” ujar Irwan.
Bupati menegaskan pintu kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus dibuka selama membawa manfaat nyata bagi warga. Sikap terbuka ini sejalan dengan gaya kepemimpinannya yang belakangan juga terlihat saat menegakkan disiplin di lingkungan aparatur sipil negara demi pelayanan publik yang lebih baik.
Kendaraan Listrik Luwu Timur dan Peluang Investasi Daerah
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Masrurah Mokhtar, menilai sinergi antara kampus, industri, dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting untuk melahirkan inovasi yang menjawab tantangan pembangunan.
“Pertemuan ini merupakan kesempatan yang sangat berarti untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, sektor industri, dan pemerintah daerah. UMI akan terus memperluas kemitraan dengan berbagai pihak sebagai upaya menghadirkan berbagai inovasi yang dapat memberikan dampak positif dan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Masrurah.
Menurutnya, UMI ingin memperkuat perannya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai penghasil inovasi yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat luas.
Sementara itu, CEO PT Marlip Indo Mandiri, Masrah Marang, bercerita bahwa ide mengembangkan mobil listrik berawal dari keresahannya melihat tingginya ketergantungan masyarakat pada bahan bakar minyak.
“Kenaikan harga BBM menjadi titik awal yang mendorong saya untuk menghadirkan kendaraan yang tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil. Sejak saat itu, saya berkomitmen mengembangkan mobil listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ungkap Masrah.
Ia berharap kolaborasi bersama UMI dan Pemkab Luwu Timur bisa membuka jalan bagi lahirnya inovasi serta investasi baru di sektor kendaraan listrik. Bagi Masrah, peluang ini juga sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda daerah untuk ikut ambil bagian dalam pengembangan teknologi karya anak bangsa.
Baca juga: Desa Digital Luwu Timur: Indosat Wujudkan Transformasi Internet
Langkah ini menambah daftar panjang upaya Luwu Timur merangkul teknologi baru, sejalan dengan berbagai inisiatif transformasi digital yang lebih dulu berjalan di wilayah pedesaan. Jika kolaborasi kendaraan listrik ini benar-benar terealisasi, Luwu Timur berpeluang menjadi salah satu daerah yang berperan aktif dalam ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus membuka lapangan kerja dan ruang belajar baru bagi warganya. MI/AS
Sumber: Warta Lutim












