Merekamindonesia – Bahaya main HP sambil dicas kerap dianggap sepele, padahal risikonya nyata. Kebiasaan ini sudah jadi rutinitas banyak orang, mulai dari sekadar membalas pesan sampai main gim sambil menunggu baterai penuh. Sayangnya, di balik kepraktisan itu ada ancaman yang bisa merugikan perangkat maupun penggunanya.
Poin Penting
- Menggunakan HP saat dicas memicu overheating karena arus keluar lebih besar dari arus masuk.
- Kinerja prosesor, GPU, dan RAM menurun sehingga ponsel terasa lambat saat dipakai sambil dicas.
- Risiko paling fatal adalah korsleting yang bisa menyebabkan ponsel terbakar atau meledak.
- Memakai earphone, power bank, dan charger asli bisa menekan risiko bahaya tersebut.
Kenapa Baterai Cepat Panas?
Saat ponsel diisi daya, arus listrik mengalir masuk ke baterai. Namun jika ponsel dipakai bersamaan, arus juga keluar untuk menyalakan layar dan aplikasi. Kondisi arus masuk dan keluar yang bertabrakan ini membuat suhu baterai naik lebih cepat dibanding pengisian biasa.
Panas berlebih bukan cuma membuat ponsel tak nyaman digenggam. Lama-kelamaan, reaksi kimia di dalam sel baterai bisa memicu gas yang terperangkap. Gas ini yang kemudian menyebabkan baterai menggelembung, tanda kerusakan yang sulit diperbaiki.
Dampak ke Performa Ponsel
Selain baterai, komponen inti ponsel juga ikut terbebani. Prosesor, GPU, dan RAM harus bekerja ekstra keras saat menjalankan aplikasi bersamaan dengan proses pengisian daya. Efeknya terasa langsung: ponsel jadi lemot, respons aplikasi telat, bahkan kadang macet sendiri.
Bahaya main HP sambil dicas ini juga berimbas pada siklus baterai jangka panjang. Meski indikator menunjukkan angka 100 persen, siklus pengisian yang terganggu membuat daya tahan baterai menurun perlahan. Lama-lama, baterai jadi lebih boros meski usianya belum tua.
Risiko Kebakaran, Bukan Sekadar Ancaman Kosong
Skenario terburuk dari kebiasaan ini adalah korsleting atau arus pendek. Ketika ini terjadi, ponsel berpotensi mengeluarkan percikan, terbakar, bahkan meledak saat sedang digenggam. Risiko ini makin besar jika charger yang dipakai bukan bawaan pabrik atau kapasitasnya tidak sesuai dengan spesifikasi ponsel.
Baca juga: Pencurian HP Luwu Timur Terbongkar, Pelaku Ditangkap di Maros, sebagai pengingat bahwa menjaga ponsel bukan cuma soal keamanan dari pencurian, tapi juga soal keselamatan penggunaan sehari-hari.
Cara Aman Tetap Produktif Tanpa Melepas Charger
Idealnya, ponsel memang tidak dipakai saat dicas. Tapi ada kalanya kondisi memaksa, misalnya saat perjalanan jauh dan baterai menipis. Untuk situasi seperti ini, ada beberapa langkah yang bisa mengurangi risiko.
- Gunakan earphone, terutama yang nirkabel, agar jarak telinga dengan ponsel lebih jauh saat terjadi korsleting.
- Bawa power bank sehingga tidak perlu mengisi daya sambil memakai ponsel di mana pun berada.
- Pastikan charger yang dipakai asli dan sesuai kapasitas baterai ponsel untuk menghindari risiko kecelakaan.
Bahaya main HP sambil dicas memang tidak selalu langsung terlihat dampaknya. Tapi risiko dari overheating, penurunan performa, hingga potensi kebakaran itu nyata dan bisa dicegah sejak sekarang. Membiasakan diri melepas ponsel dari charger saat digunakan adalah langkah kecil yang bisa menyelamatkan perangkat sekaligus keselamatan penggunanya. MI/AS
Sumber: teknologi












