Kepala Daerah

Diklat Paskibraka Lutim: 70 Calon Digembleng Jadi Pemimpin Masa Depan

×

Diklat Paskibraka Lutim: 70 Calon Digembleng Jadi Pemimpin Masa Depan

Sebarkan artikel ini
diklat paskibraka lutim
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Diklat Paskibraka Lutim resmi digelar mulai Sabtu, 1 Agustus 2026, di Aula Wisma Trans Malili, Kabupaten Luwu Timur. Sebanyak 70 pemuda-pemudi terbaik dari berbagai sekolah menengah di daerah itu mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tahun 2026. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Indra Fawzy, yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur.

Prosesi pembukaan ditandai dengan penyematan perlengkapan latihan kepada dua perwakilan peserta, yaitu Reno Herdiansyah Katemba dari SMA 4 Lutim dan Atifah Zhifanka dari SMAN 2 Lutim. Momen sederhana itu menjadi simbol dimulainya perjalanan panjang para peserta menuju hari puncak upacara kemerdekaan.

Poin Penting

  • Sebanyak 70 pemuda Luwu Timur mengikuti Diklat Paskibraka Kabupaten 2026 yang dibuka di Aula Wisma Trans Malili pada 1 Agustus 2026.
  • Pelatihan berlangsung hingga 18 Agustus 2026 dan dipandu 8 pelatih gabungan dari TNI AD, TNI AL, dan Polri.
  • Dua pelajar terbaik, Ananda Dzakki dan Ziti Zulqayda, dilepas untuk mewakili Lutim di seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
  • Pemkab Lutim menegaskan diklat ini bukan sekadar latihan fisik, melainkan wadah pembentukan calon pemimpin berkarakter dan berintegritas.

Diklat Paskibraka Lutim: Lebih dari Latihan Baris-Berbaris

Indra Fawzy menegaskan bahwa diklat paskibraka lutim tidak hanya mengajarkan kedisiplinan fisik untuk upacara bendera. Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda Luwu Timur agar siap menjadi pemimpin di masa depan.

“Saya menitip pesan kepada para pelatih agar membina putra-putri terbaik Luwu Timur ini secara maksimal. Kita ingin melahirkan calon pemimpin yang berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” tegas Indra di hadapan para peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama masa pemusatan latihan. Kesiapan itu, kata dia, menjadi kunci agar seluruh anggota mampu mengemban tugas negara dengan baik pada hari puncak nanti.

Pembinaan karakter generasi muda semacam ini sejalan dengan perhatian Pemkab Lutim terhadap tumbuh kembang anak dan remaja di berbagai aspek. Baca juga: Pengawasan Gawai Anak: Pesan Wabup Lutim di Balantang.

Wakil Terbaik Menuju Tingkat Provinsi

Selain pembukaan diklat tingkat kabupaten, acara di Wisma Trans Malili itu juga dirangkaikan dengan pelepasan dua pelajar terbaik Luwu Timur yang berhasil lolos ke seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka adalah Ananda Dzakki dari SMAN 3 Lutim dan Ziti Zulqayda dari SMAN 7 Lutim.

Ananda Dzakki mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru karena bisa membawa nama daerah ke jenjang provinsi. “Saya berterima kasih kepada pemerintah, orang tua, dan seluruh pihak atas dukungannya. Ini adalah kesempatan berharga bagi saya untuk memberikan yang terbaik mewakili Bumi Batara Guru,” tuturnya.

Semangat kebersamaan lintas latar belakang yang tercermin dalam kegiatan ini juga menjadi cerminan harmoni sosial di Luwu Timur secara lebih luas. Hal tersebut selaras dengan upaya penguatan toleransi seperti diulas dalam Kerukunan Umat Beragama Luwu Timur Diperkuat FKUB dan 10 Elemen.

Delapan Pelatih Gabungan Kawal Proses Pelatihan

Selama masa pemusatan hingga 18 Agustus mendatang, para peserta diklat paskibraka lutim akan digembleng oleh delapan pelatih gabungan. Tim ini terdiri atas empat personel TNI AD, satu personel TNI AL, dan tiga personel Polri yang berpengalaman dalam pembinaan fisik dan mental.

Kehadiran pelatih dari berbagai matra tersebut diharapkan memberi bekal disiplin sekaligus wawasan kebangsaan yang lebih utuh bagi para calon pengibar bendera. Turut hadir dalam acara pembukaan Kepala Kesbangpol Lutim, Salam Latief, bersama jajaran Kesbangpol, tim pelatih, pendamping, serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia.

Dengan proses pembinaan yang matang ini, Pemkab Luwu Timur berharap lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap tampil di hari kemerdekaan, tetapi juga siap membawa nilai kepemimpinan itu ke tengah masyarakat. MI/AS

Sumber: Warta Lutim