“Soal diterima atau tidak itu urusan Allah SWT, namun sebaiknya salat tidak terlalu cepat dan tidak terlalu panjang, sedang saja seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW,” jelas Fahrur.
Menurut Imam Salat Tarawih di Pondok Pesantren Al-Qur’aniyah, Ustaz Huabihi Muhyinidzom, shalat tarawih dilakukan kurang lebih sekitar 7 menit.
Menurut ustaz Huabihi, salat tarawih kilat di Ponpes tersebut sudah berjalan sejak 15 tahun lalu sejak imam salat KH Ahmad Zuhri Ainani sekitar tahun 2009-2010. KH Ahmad Zuhri Ainani merupakan generasi pertama salat tarawih ‘kilat’. (merekamindonesia)