Ekonomi

Ratusan Warga dari Tujuh Desa Datangi DPRD Luwu Timur, Nyatakan Dukungan Investasi PT IHIP

×

Ratusan Warga dari Tujuh Desa Datangi DPRD Luwu Timur, Nyatakan Dukungan Investasi PT IHIP

Sebarkan artikel ini

Luwu Timur – Ratusan warga dari tujuh desa di wilayah pemberdayaan Kawasan Industri Luwu Timur mendatangi Gedung DPRD Luwu Timur, Rabu (29/10/2025). Kedatangan mereka bukan untuk melakukan aksi unjuk rasa, melainkan menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana investasi PT Indonesia Hualy Industri Park (IHIP) yang akan membangun kawasan industri di Lampia, Desa Harapan, Kecamatan Malili.

Warga yang hadir merupakan perwakilan dari Desa Balantang, Baruga, Malili, Puncak Indah, Wewangriu, Pongkeru, Pasi-Pasi, dan Desa Harapan (Lampia). Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, didampingi Wakil Ketua DPRD Hj. Harisa, serta sejumlah anggota DPRD lainnya di Ruang Banggar DPRD.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan tujuh desa secara tegas menyatakan dukungan atas rencana pembangunan kawasan industri PT IHIP. Mereka juga mendesak DPRD Luwu Timur untuk memberikan dukungan dan penguatan politik, sekaligus menolak adanya intervensi oknum tertentu yang dinilai ingin menggagalkan investasi dengan mengatasnamakan warga Lampia.

Perwakilan warga Desa Harapan Lampia, Taslim Sente, menyampaikan pernyataan emosional di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.

“Berdosa kami sebagai warga Lampia jika menolak PT IHIP membangun kawasan industri di desa kami. Ini adalah rahmat dari Allah SWT yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat dan daerah,” tegas Taslim.

Ia juga mengingatkan pengalaman pahit masa lalu, ketika PT Inco (kini PT Vale) sempat berencana membangun pabrik di Lampia, namun batal akibat penolakan segelintir pihak.

“Karena penolakan itu, PT Inco akhirnya membangun pabrik di Sorowako. Kami tidak ingin pengalaman pahit itu terulang kembali,” serunya.

Senada dengan itu, Suwandi, Ketua Karang Taruna Desa Harapan, menegaskan bahwa kehadiran ratusan warga tersebut murni berasal dari masyarakat Lampia dan desa-desa sekitar, tanpa rekayasa pihak mana pun.

“Yang hadir hari ini adalah masyarakat Lampia, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, komunitas, dan kelompok pengusaha lokal. Kami bukan massa bayaran. Kami juga meminta pihak luar untuk tidak mengurusi kampung kami,” tegas Suwandi.

Usai pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan nota kesepahaman dukungan investasi antara DPRD Luwu Timur dan perwakilan tujuh desa. Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan papan petisi sebagai simbol persetujuan terhadap rencana investasi PT IHIP di Lampia.

Kedatangan ratusan warga ke Gedung DPRD Luwu Timur berlangsung aman dan lancar, dengan pengamanan yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polres Luwu Timur, Kompol Hajril. /MI