Kepala Daerah

Ratusan Warga Lampia Turun Jalan, Dukung Penuh PSN Luwu Timur

×

Ratusan Warga Lampia Turun Jalan, Dukung Penuh PSN Luwu Timur

Sebarkan artikel ini
psn lampia luwu timur
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Ratusan warga asli Lampia turun ke jalan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, untuk menyuarakan dukungan terhadap kelanjutan PSN Lampia Luwu Timur yang tengah dibangun sebagai kawasan industri strategis. Aksi long march ini digelar di wilayah Malili dengan membentangkan sejumlah spanduk berisi seruan agar proyek nasional tersebut tidak digagalkan oleh pihak-pihak tertentu. Massa yang turun didominasi ibu rumah tangga, orang tua kampung, pemuda, petani, nelayan, hingga tokoh agama.

Poin Penting

  • Ratusan warga asli Lampia menggelar aksi long march pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
  • Aksi digelar untuk mendukung kelanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) kawasan industri di wilayah mereka.
  • Warga mengecam pihak luar yang dinilai sengaja menyebar narasi provokatif untuk memicu konflik di pesisir Lampia.
  • Aksi damai ini muncul setelah proses penertiban aset dan pengosongan lahan pemerintah daerah di Bukit Laoli.

Bagi masyarakat Lampia, proyek kawasan industri ini bukan sekadar rencana pembangunan di atas kertas. Mereka melihatnya sebagai peluang nyata membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda ekonomi pesisir yang selama ini bergantung pada hasil laut dan pertanian. Dukungan yang datang dari kalangan ibu rumah tangga hingga nelayan menunjukkan bahwa harapan terhadap investasi ini sudah menyebar luas di tengah masyarakat, bukan hanya milik segelintir elite kampung.

Latar Belakang Aksi di Lampia

Aksi damai ini tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah melakukan penertiban aset dan pengosongan lahan di Bukit Laoli, sebuah langkah yang sempat menuai reaksi beragam dari sejumlah kelompok warga. Sebagian pihak melontarkan kecaman terhadap pemerintah daerah dan aparat keamanan, bahkan mengarah pada penolakan terhadap rencana PSN itu sendiri.

Baca juga: Pengosongan Lahan Bukit Laoli Lutim Tertib, Warga Dapat Hunian. Proses tersebut disebut berjalan tertib dan warga terdampak mendapat solusi hunian, jauh dari kesan represif yang sempat dituduhkan sejumlah pihak.

Menyikapi berkembangnya narasi negatif itu, warga asli Lampia justru memilih turun ke jalan dengan pesan berbeda. Mereka menegaskan bahwa investasi PSN kawasan industri harus tetap berjalan demi kepentingan jangka panjang daerah, bukan justru dihalangi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah warga pesisir.

Warga Tolak Provokasi Demi Kelancaran PSN Luwu Timur

Dalam orasi dan spanduk yang dibawa peserta aksi, warga secara tegas mengecam oknum-oknum yang dinilai sengaja menyebarkan informasi menyesatkan untuk memancing konflik di kawasan pesisir Lampia. Mereka menilai narasi semacam itu tidak mencerminkan aspirasi mayoritas masyarakat setempat yang justru menyambut baik kehadiran investasi.

Kehadiran petani dan nelayan dalam barisan aksi memperlihatkan bahwa dukungan terhadap PSN datang dari kelompok yang selama ini menggantungkan hidup pada sumber daya alam Lampia. Tokoh agama yang turut serta juga menyampaikan pesan agar warga tetap menjaga kerukunan di tengah dinamika pembangunan, sejalan dengan semangat yang selama ini dijaga melalui forum seperti Kerukunan Umat Beragama Luwu Timur yang diperkuat FKUB bersama sepuluh elemen masyarakat.

Aksi damai di Lampia ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat akar rumput ingin dilibatkan sekaligus dilindungi dari upaya-upaya yang berpotensi menghambat kemajuan daerah. Dukungan spontan dari berbagai elemen warga, mulai dari ibu rumah tangga hingga tokoh agama, memperlihatkan optimisme bahwa PSN kawasan industri dapat membawa manfaat nyata bagi Luwu Timur ke depan. MI/AS

Sumber: bilikfakta.id