Teknologi

Winamp Streaming Musik Kembali 2027, Tantang Spotify

×

Winamp Streaming Musik Kembali 2027, Tantang Spotify

Sebarkan artikel ini
winamp streaming musik
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Winamp streaming musik akan menjadi kenyataan pada semester pertama 2027. Pemutar musik legendaris ini bersiap meluncurkan layanan berlangganan premium yang digadang-gadang mampu menantang raksasa seperti Spotify. Rencana besar ini diumumkan lewat kerja sama strategis dengan Deezer, perusahaan streaming musik asal Prancis.

Winamp Streaming Musik Ditenagai Teknologi Deezer

Dalam kolaborasi tersebut, Deezer menyediakan teknologi white-label streaming kepada Winamp. Skema ini memungkinkan Winamp memakai infrastruktur Deezer, namun tetap menampilkan merek dan antarmuka miliknya sendiri. Layanan premium itu nantinya akan menyatu langsung dengan Winamp Player, sehingga pengguna tetap merasakan pengalaman khas Winamp, bukan sekadar tampilan lain dari aplikasi Deezer.

Winamp mengklaim produk barunya akan menghadirkan cara mendengarkan musik yang berbeda dari layanan streaming konvensional yang selama ini mendominasi pasar. Perusahaan menilai konsep dasar aplikasi pemutar musik nyaris tidak berubah, meski industri streaming berkembang pesat dalam satu dekade terakhir.

Poin Penting

  • Winamp akan meluncurkan layanan streaming musik berlangganan premium pada semester pertama 2027
  • Layanan ini ditenagai teknologi white-label dan katalog musik global milik Deezer
  • Winamp Player generasi baru akan menggabungkan musik lokal, radio internet, siniar, dan koleksi cloud dalam satu aplikasi
  • Winamp mengklaim aplikasi desktop klasiknya masih dipakai lebih dari 40 juta pengguna di seluruh dunia

Satu Aplikasi untuk Semua Sumber Audio

Winamp Player terbaru dirancang bukan sekadar pintu masuk ke katalog musik streaming. Aplikasi ini juga akan menggabungkan koleksi musik lokal milik pengguna, radio internet, siniar, hingga koleksi berbasis komputasi awan dalam satu tempat. Pendekatan ini membuat pengguna tidak perlu berpindah-pindah aplikasi hanya untuk mendengarkan berbagai jenis audio.

Selain itu, Winamp juga menyiapkan antarmuka yang bisa disesuaikan sesuai selera pengguna. Perusahaan menyebut akan ada kemampuan sosial baru serta cara-cara segar untuk menemukan dan mengatur musik. Sayangnya, detail harga langganan, negara peluncuran awal, dan daftar fitur lengkap belum diungkap secara resmi.

Kembalinya Nama Besar di Industri Musik Digital

CEO Winamp Group, Alexandre Saboundjian, menegaskan layanan baru ini tetap membawa prinsip lama Winamp: memberi kebebasan penuh kepada pengguna untuk menikmati musik sesuai keinginan mereka.

“Dua puluh lima tahun lalu kami mengubah cara orang mendengarkan musik digital, dan kami percaya waktunya telah tiba untuk kembali menantang pengalaman mendengarkan musik,” kata Saboundjian, Rabu (29/7).

Menurutnya, kemitraan dengan Deezer membuat Winamp bisa lebih fokus mengembangkan produk tanpa harus membangun infrastruktur streaming dari nol. “Kami dapat berfokus pada hal yang paling penting, yaitu membangun produk Winamp unik yang menyatukan semua yang ingin didengarkan pengguna dalam satu tempat,” tuturnya.

Baca juga: Ide Lomba 17 Agustus 2026: 12 Games Seru Anti-Mainstream untuk inspirasi kegiatan lain di luar dunia teknologi.

Modal Besar dari Jutaan Pengguna Setia

Winamp bukan pemain baru di dunia musik digital. Sejak lebih dari 25 tahun lalu, aplikasi ini dikenal sebagai salah satu pemutar musik paling populer di komputer pribadi. Winamp mengklaim aplikasi desktop klasiknya masih digunakan lebih dari 40 juta pengguna di seluruh dunia hingga saat ini.

Setelah Winamp Player generasi baru resmi meluncur, layanan berlangganan premium ini rencananya juga akan dibawa ke aplikasi desktop klasik tersebut. Dengan begitu, basis pengguna lama tidak perlu berpindah aplikasi untuk menikmati layanan streaming musik terbaru dari Winamp.

Simpulan

Perusahaan berencana mengungkap pratinjau dan informasi tambahan dalam beberapa bulan mendatang, sebelum peluncuran resmi pada semester pertama 2027. Jika berjalan sesuai rencana, comeback Winamp lewat layanan streaming musik ini bisa menjadi kejutan baru di tengah persaingan ketat industri musik digital global. MI/AS

Sumber: teknologi