Peristiwa

Kebakaran Hebat di Lampenai: Dua Keluarga Dirugikan Akibat Korsleting Listrik

×

Kebakaran Hebat di Lampenai: Dua Keluarga Dirugikan Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini

Luwu Timur merekamindonesia– Kebakaran hebat terjadi di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini menghanguskan rumah milik satu kepala keluarga dan satu dapur dibangunan yang berbeda, yaitu Bapak Anggi dan Mama Gafir. (17/02)

Informasi pertama kali diterima oleh posko pemadam kebakaran pada pukul 13.39 WITA. Tim segera bergerak menuju lokasi satu menit setelah menerima laporan dan tiba di tempat kejadian pada pukul 13.42 WITA.

Setelah melakukan upaya pemadaman yang berlangsung selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 15.24 WITA.

Dalam upaya pemadaman, puluhan personel gabungan turut terlibat, termasuk tim dari berbagai posko pemadam kebakaran, Babinsa, Polsek Wotu, Koramil, Sekcam, Satpol PP, serta warga sekitar.

Mereka bekerja keras untuk memastikan api tidak merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Berkat koordinasi yang cepat dan sigap, petugas berhasil menyelamatkan rumah-rumah di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan dari Kepala UPTD Damkar Kec. Wotu-Burau, kebakaran bermula dari bagian rumah bapak anggi yang dalam keadaan kosong. Percikan api yang muncul akibat korsleting listrik dengan cepat membesar dan menyebar ke bagian lain rumah sebelum akhirnya melalap seluruh bangunan.

“Pemilik rumah memang lagi tidak ditempat. Hasil dari penyelidikan kami, sumber api muncul karena terjadi koersleting listrik di rumah pak anggi dan menjalar ke dapur mama gafir” ujar pak basir, Kepala UPTD Damkar Kec. Wotu-Burau saat dihubungi tim warta merekam indonesia.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, satu keluarga harus kehilangan tempat tinggal mereka dan satunya kehilangan bangunan dari dapurnya. Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih melakukan pendataan untuk memperkirakan jumlah kerugian secara pasti.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa dimasa mendatang. (sdl/Mi)