Merekamindonesia – Malili — Peristiwa kebakaran malili luwu timur melanda Desa Wewangriu, Malili, Luwu Timur pada Rabu pagi (28 Juli 2026) dan menelan kerugian yang cukup signifikan. Berdasarkan laporan saksi mata, tiga rumah warga dengan struktur bahan kayu menjadi arang dalam hitungan waktu singkat setelah api muncul dan merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Poin Penting
- Tiga rumah milik Useng, Parasi, dan Ibu Asni di Desa Wewangriu, Malili terbakar habis pada Rabu 28 Juli 2026
- Kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek (konslet) dari instalasi listrik rumah
- Semua harta benda di ketiga rumah ikut terbakar tetapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini
Kronologi Kebakaran Malili Luwu Timur
- Tiga rumah milik Useng, Parasi, dan Ibu Asni di Desa Wewangriu, Malili terbakar habis pada Rabu 28 Juli 2026
- Kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek (konslet) dari instalasi listrik rumah
- Semua harta benda di ketiga rumah ikut terbakar tetapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini
Menurut keterangan saksi mata, kilatan api pertama kali muncul dari rumah milik Useng (Bapak Emmi) yang terletak di dusun Pao Rebbae. Dengan cepat, api merambat ke rumah tetangga yang dimiliki oleh Parasi dan Ibu Asni. Ketiga bangunan yang semuanya terbuat dari kayu tersebut pun segera dilalap si jago merah tanpa sempat diselamatkan oleh pemiliknya.
Tim respons darurat berhasil mencegah api agar tidak meluas ke rumah-rumah lainnya di sekitar lokasi. Upaya pemadaman kebakaran dilakukan dengan penuh kesadaran akan risiko yang dihadapi masyarakat lokal. Beruntung, tidak ada satupun warga yang menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian material yang timbul cukup besar bagi ketiga keluarga yang terdampak.






