Kepala Daerah

Jalan Santai Anti Mager HUT Toraja Utara: Gubernur dan Bupati Ibas Bersama Warga

×

Jalan Santai Anti Mager HUT Toraja Utara: Gubernur dan Bupati Ibas Bersama Warga

Sebarkan artikel ini
jalan santai anti mager
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Rantepao menjadi pusat perhatian saat ribuan masyarakat memenuhi jalanan untuk mengikuti acara jalan santai anti mager dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (25 Juli 2026) di Alun-alun Kota Rantepao tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam yang berjalan berdampingan dengan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Poin Penting Jalan Santai Anti Mager

  • Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berjalan santai bersama di acara Anti Mager HUT Toraja Utara ke-18 pada Sabtu, 25 Juli 2026.
  • Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dilepas resmi oleh Gubernur bersama Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong dan hadir ribuan peserta dari kalangan pelajar dan warga setempat.
  • Rute jalan santai menyusuri Alun-alun Kota Rantepao, RS Elim, Jembatan Singkil, Jembatan Ba’lele, dan berakhir di SMPN 1 Rantepao dengan suasana keakraban antar daerah yang kuat.
  • Kehadiran delegasi Luwu Timur menunjukkan komitmen dalam mempererat sinergi antardaerah dan mengutamakan kesehatan masyarakat melalui aktivitas positif yang merakyat.

Acara jalan santai anti mager ini merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang secara resmi dibuka oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong dan Wakil Bupati Andrew Branch Silambi. Kehadiran Bupati Ibas dengan membawa delegasi perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Luwu Timur menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif kesehatan masyarakat.

Rute Jalan Santai yang Meriah

Peserta dimulai dari Alun-alun Kota dan menelusuri rute yang menghubungkan beberapa titik penting di Rantepao, meliputi RS Elim, Jembatan Singkil, Jembatan Ba’lele, hingga berakhir di SMPN 1 Rantepao. Antusiasme tinggi tampak dari sikap Bupati Ibas yang dengan penuh semangat berjalan berdampingan dengan Gubernur, para pemimpin daerah lainnya, dan ribuan warga yang memadati jalanan sepanjang rute.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik. “Jalan pagi ini untuk membakar semangat agar tubuh tetap sehat dan bugar. Kalau badan fit, kita bisa lebih optimal dalam bertugas dan melayani masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan berlangsung.

Suasana kebersamaan terus berlanjut hingga peserta sampai di garis finish. Bupati Ibas turut berbaur bersama Gubernur Sulawesi Selatan dan pemimpin daerah lainnya di atas panggung untuk membagikan doorprize dan mengundi kupon hadiah kepada para peserta. Mayoritas peserta yang antusias adalah pelajar dan warga lokal Rantepao, mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang berdampak positif untuk kesehatan masyarakat.

Apresiasi Gubernur dan Makna Kebersamaan Antardaerah

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi tinggi terhadap tingginya partisipasi masyarakat dan sinergi antardaerah yang terjalin harmonis. “Selamat kepada Toraja Utara yang telah memasuki usia ke-18. Kebersamaan hari ini menunjukkan betapa kuatnya rasa kekeluargaan kita di Sulawesi Selatan,” katanya di hadapan peserta.

Partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam agenda perayaan ulang tahun Toraja Utara ini sekaligus memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang solid dan terintegrasi antar daerah. Kehadiran tersebut mencerminkan pentingnya membangun harmoni antardaerah melalui berbagai kegiatan positif dan merakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan terus menggerakkan inisiatif seperti jalan santai anti mager, pemerintah daerah menunjukkan bahwa pembangunan wilayah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, melainkan juga mengutamakan aspek kesehatan dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. MI/AS

Sumber: Warta Lutim