Pembinaan karakter generasi muda semacam ini sejalan dengan perhatian Pemkab Lutim terhadap tumbuh kembang anak dan remaja di berbagai aspek. Baca juga: Pengawasan Gawai Anak: Pesan Wabup Lutim di Balantang.
Wakil Terbaik Menuju Tingkat Provinsi
Selain pembukaan diklat tingkat kabupaten, acara di Wisma Trans Malili itu juga dirangkaikan dengan pelepasan dua pelajar terbaik Luwu Timur yang berhasil lolos ke seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka adalah Ananda Dzakki dari SMAN 3 Lutim dan Ziti Zulqayda dari SMAN 7 Lutim.
Ananda Dzakki mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru karena bisa membawa nama daerah ke jenjang provinsi. “Saya berterima kasih kepada pemerintah, orang tua, dan seluruh pihak atas dukungannya. Ini adalah kesempatan berharga bagi saya untuk memberikan yang terbaik mewakili Bumi Batara Guru,” tuturnya.
Semangat kebersamaan lintas latar belakang yang tercermin dalam kegiatan ini juga menjadi cerminan harmoni sosial di Luwu Timur secara lebih luas. Hal tersebut selaras dengan upaya penguatan toleransi seperti diulas dalam Kerukunan Umat Beragama Luwu Timur Diperkuat FKUB dan 10 Elemen.
Delapan Pelatih Gabungan Kawal Proses Pelatihan
Selama masa pemusatan hingga 18 Agustus mendatang, para peserta diklat paskibraka lutim akan digembleng oleh delapan pelatih gabungan. Tim ini terdiri atas empat personel TNI AD, satu personel TNI AL, dan tiga personel Polri yang berpengalaman dalam pembinaan fisik dan mental.
Kehadiran pelatih dari berbagai matra tersebut diharapkan memberi bekal disiplin sekaligus wawasan kebangsaan yang lebih utuh bagi para calon pengibar bendera. Turut hadir dalam acara pembukaan Kepala Kesbangpol Lutim, Salam Latief, bersama jajaran Kesbangpol, tim pelatih, pendamping, serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia.
Dengan proses pembinaan yang matang ini, Pemkab Luwu Timur berharap lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap tampil di hari kemerdekaan, tetapi juga siap membawa nilai kepemimpinan itu ke tengah masyarakat. MI/AS
Sumber: Warta Lutim






