Merekamindonesia – Baterai HP kamu cepat habis padahal jarang dipakai bermain game berat? Bisa jadi penyebabnya adalah aplikasi google boros baterai yang terpasang secara bawaan di ponsel. Aplikasi-aplikasi ini bekerja diam-diam di latar belakang, memakai jaringan internet, GPS, hingga prosesor tanpa disadari penggunanya.
Dikutip dari BGR, setidaknya ada lima aplikasi buatan Google yang paling sering jadi biang kerok baterai boros. Untungnya, ada cara sederhana untuk menekan konsumsi dayanya tanpa harus menghapus aplikasi tersebut.
Poin Penting
- YouTube menguras baterai karena memutar video melibatkan layar, jaringan, dan prosesor secara bersamaan.
- Google Chrome dan Gmail boros daya akibat sinkronisasi serta pemuatan halaman di latar belakang.
- Google Maps memakai GPS terus-menerus saat navigasi sehingga cepat menghabiskan baterai.
- Google Home mengonsumsi daya lewat fitur presence sensing yang memantau lokasi pengguna sepanjang waktu.
YouTube dan Chrome, Aplikasi Google Boros Baterai Nomor Satu
YouTube termasuk aplikasi paling banyak mengonsumsi daya. Alasannya sederhana: memutar video butuh koneksi internet aktif, layar menyala terus, dan prosesor bekerja mendekode gambar secara real time. Menonton video resolusi tinggi seperti 4K membuat beban baterai makin berat.
Cara menghematnya, matikan pemutaran otomatis pratinjau video di menu Settings > General > Playback in feeds pada Android, atau Settings > Playback pada iPhone. Pengguna juga bisa menonaktifkan Allow background usage atau Background App Refresh agar YouTube tidak jalan sendiri saat tidak dibuka.
Google Chrome punya masalah serupa. Browser ini rutin mengirim dan menerima data dari server, ditambah fitur pemuatan halaman lebih awal yang membuat baterai tergerus meski ponsel sedang tidak digunakan. Sayangnya, versi ponsel Chrome belum punya mode hemat energi seperti di komputer.
Solusinya, matikan Allow background usage lewat pengaturan aplikasi, lalu nonaktifkan fitur preload pages melalui menu Privacy and security di dalam Chrome.






