Kepala Daerah

Bantuan Lansia Kartu ATM: 138 Lansia Towuti Terima Rp3 Juta

×

Bantuan Lansia Kartu ATM: 138 Lansia Towuti Terima Rp3 Juta

Sebarkan artikel ini
bantuan lansia kartu atm
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Kabupaten Luwu Timur melanjutkan ekspansi program perlindungan sosial bagi kelompok lansia. Sebanyak 138 warga lanjut usia di Kecamatan Towuti resmi tercatat sebagai penerima baru dalam program bantuan lansia kartu atm dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dengan penyerahan kartu perdana dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026. Bantuan lansia kartu atm ini memberikan nilai Rp3 juta per orang untuk periode pencairan Januari hingga Maret 2026 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warga senior.

Poin Penting

  • 138 lansia di Kecamatan Towuti resmi terdaftar sebagai penerima baru bantuan lansia kartu atm dengan nilai Rp3 juta per orang untuk periode Januari-Maret 2026.
  • Secara total, 1.346 lansia baru tercatat di tingkat Kabupaten Luwu Timur, sementara 2.654 lansia lama telah menerima pencairan otomatis sebelumnya.
  • Penyerahan kartu dilaksanakan di tiga lokasi strategis: Kantor Camat Towuti, Desa Libukan Mandiri, dan Kantor Desa Bantilang untuk memudahkan akses bagi penerima manfaat.

Inisiatif bantuan lansia kartu atm menjadi bagian dari komitmen Pemkab untuk memastikan lansia di daerah dapat menjalani masa tua dengan lebih sejahtera dan tenang. Program ini mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap kelompok rentan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Program Bantuan Lansia Kartu ATM Berkembang Pesat

  • 138 lansia di Kecamatan Towuti resmi terdaftar sebagai penerima baru program bantuan lansia kartu atm dengan bantuan Rp3 juta per orang untuk periode Januari-Maret 2026.
  • Secara total, 1.346 lansia baru tercatat di tingkat Kabupaten Luwu Timur, sementara 2.654 lansia lama telah menerima pencairan otomatis sebelumnya.
  • Penyerahan kartu dilaksanakan di tiga lokasi strategis: Kantor Camat Towuti, Desa Libukan Mandiri, dan Kantor Desa Bantilang untuk memudahkan akses bagi penerima manfaat.

Di tingkat kabupaten, jumlah penerima manfaat terus berkembang. Terdapat 1.346 lansia baru yang masuk dalam daftar tahun ini dan menerima kartu ATM secara bertahap. Sementara itu, 2.654 lansia yang merupakan penerima lama telah terlebih dahulu menerima pencairan otomatis melalui rekening masing-masing. Ekspansi ini menunjukkan dedikasi Pemkab Luwu Timur dalam memperluas jangkauan bantuan sosial kepada seluruh kelompok lansia yang membutuhkan.

Distribusi Kartu di Tiga Titik Lokasi

Untuk memastikan aksesibilitas yang optimal, proses penyerahan kartu ATM bagi penerima baru di Kecamatan Towuti dibagi ke dalam tiga titik lokasi. Kantor Camat Towuti melayani 8 desa, Desa Libukan Mandiri melayani 5 desa, dan Kantor Desa Bantilang melayani 5 desa lainnya.

Camat Towuti, Amri Mustari, saat membuka kegiatan penyerahan kartu menjelaskan makna program ini bagi masyarakat. “Ini yang kita terima untuk periode Januari sampai Maret, jadi bapak dan ibu akan menerima bantuan sebesar Rp3 juta. Semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak ibu sekalian,” ungkap Amri.

Perluasan program ini mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan perlindungan sosial kepada lebih banyak warga lanjut usia yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam sinergi program pemberdayaan sosial yang komprehensif.

Dampak Nyata bagi Para Penerima Manfaat

Di balik angka-angka statistik tersebut, program bantuan membawa perubahan berarti bagi kehidupan lansia yang baru terakomodasi. Ismail Deli, berusia 78 tahun asal Desa Matompi, mengungkapkan rasa syukurnya dengan mata berbinar. Selama ini, ia hanya mengandalkan kiriman dari anak-anaknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sangat senang dan bersyukur menerima bantuan ini. Selama ini kami hanya mengandalkan kiriman dari anak. Bantuan ini tentu sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Ismail.

Cerita serupa juga dirasakan oleh Suhera, 77 tahun, dari Desa Ranteangin. Lansia yang kini hidup sebatang kara ini tidak mampu menahan rasa syukurnya saat menerima kartu ATM. Bantuan ini akan digunakannya untuk memenuhi kebutuhan harian dan perbaikan rumah, mengingat ia tinggal sendirian.

“Terima kasih untuk Bapak dan Ibu Bupati. Uang ini akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan keperluan di rumah karena saya cuma tinggal sendiri,” tutur Suhera.

Kedua kisah lansia tersebut menunjukkan dampak konkret dari kebijakan sosial yang dijalankan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Komitmen Jangka Panjang untuk Kesejahteraan Lansia

Dengan terus menambah jumlah penerima manfaat setiap tahunnya, Pemkab Luwu Timur berkomitmen memastikan jaminan sosial dapat menjangkau seluruh lansia yang membutuhkan di wilayah tersebut. Program bantuan lansia kartu atm ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah memperhatikan kelompok rentan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. MI/AS

Sumber: Warta Lutim