Politik

Troy Pantouw Jubir IKN Meninggal Dunia di Rusun ASN Nusantara

×

Troy Pantouw Jubir IKN Meninggal Dunia di Rusun ASN Nusantara

Sebarkan artikel ini
troy pantouw jubir ikn meninggal
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Troy Harold Yohanes Pantouw, jubir sekaligus staf kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik, meninggal dunia di kamar huniannya. Sosok troy pantouw jubir ikn meninggal ini menjadi salah satu tokoh kunci di ibu kota baru dan dinyatakan meninggal karena penyebab alami pada Sabtu (25/7) pukul 14.25 WITA.

Poin Penting

  • Troy Pantouw ditemukan meninggal dunia di kamar nomor 102 Rusun ASN 3 Tower 6 setelah sopirnya tidak dapat menghubunginya saat hendak berangkat ke Balikpapan
  • Tim medis RS Hermina IKN menetapkan penyebab kematian adalah alami dengan catatan riwayat hipertensi pada korban
  • Troy dikenang sebagai pionir awal yang mengawal proyek pemindahan ibu kota sejak 2021 saat fasilitas masih terbatas

Troy Pantouw Jubir IKN Ditemukan Meninggal

  • Troy Pantouw ditemukan meninggal dunia di kamar nomor 102 Rusun ASN 3 Tower 6 setelah sopirnya tidak dapat menghubunginya saat hendak berangkat ke Balikpapan
  • Tim medis RS Hermina IKN menetapkan penyebab kematian adalah alami dengan catatan riwayat hipertensi pada korban
  • Troy dikenang sebagai pionir awal yang mengawal proyek pemindahan ibu kota sejak 2021 saat fasilitas masih terbatas

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi menuturkan kronologi kejadian kepada wartawan, Sabtu (25/7). Saat itu Troy seharusnya sudah berangkat pukul 08.00 WITA menuju Balikpapan untuk memimpin ibadah di sebuah gereja setempat.

Pukul 06.00 WITA Troy sudah terbangun dan beraktivitas normal. Namun bendera merah muncul ketika sopir pribadinya gagal mencapai sang atasan melalui telepon menjelang waktu keberangkatan.

“Panggilan berulang kali tak mendapat jawaban. Kami khawatir terjadi sesuatu,” cerita Thomas kepada wartawan terkait kondisi saat itu.

Pintu Kamar Dibuka Paksa

Sopir itu lantas mendatangi kamar nomor 102 tempat Troy menginap di Rusun ASN 3. Setelah mengetuk pintu dan memanggil berkali-kali tanpa respons, mereka memutuskan membuka pintu yang terkunci.

“Saat berhasil dibuka, kami mendapati beliau sedang berbaring di atas tempat tidur,” ujar Thomas, yang kebetulan tinggal berhadapan langsung dengan kamar mendiang.

Saat diperiksa di lokasi, kondisi Troy sudah tidak bernapas. Otorita IKN segera membawanya ke rumah sakit terdekat sekitar pukul 12.45 WITA untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Pada pukul 14.25 WITA, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami,” jelasnya Sabtu malam.

Hasil pemeriksaan fisik awal tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan pada tubuh mendiang. Keluarga mengungkapkan Troy memiliki riwayat hipertensi dan rutin mengonsumsi obat setiap hari untuk mengontrol tekanan darahnya.

Sosok Pionir Proyek Ibu Kota Baru

Usai melewati proses administrasi dan penghormatan di RS Hermina IKN, jenazah Troy diberangkatkan ke Jakarta. Otorita IKN memperkirakan jenazah tiba di rumah duka Jakarta pada Minggu pagi (26/7).

Kepergian Troy meninggalkan duka mendalam di jajaran Otorita IKN. Dia dikenang sebagai figur awal yang mengawal babak baru pemindahan ibu kota negara.

Bersama Thomas Umbu Pati dan Deputi Bidang Lingkungan Hidup Myrna Safitri, Troy Pantouw jubir IKN ditunjuk membantu Kepala Otorita IKN Bambang Susantono saat pembangunan fisik dimulai tahun 2021.

Fase awal pengabdiannya penuh tantangan. Kawasan IKN masih berupa Hutan Tanaman Industri tanpa fasilitas gedung yang layak. Troy dan jajaran stafnya rela berkantor di Balikpapan dan menempuh perjalanan darat dua jam setiap hari demi mengawal proyek strategis nasional tersebut.

“Dia terus berdedikasi hingga akhirnya bisa menetap di hunian Rusun ASN IKN,” ingat salah satu rekan kerjanya atas komitmen mendiang terhadap pengembangan ibu kota baru. MI/AS

Sumber: nasional