Kepala Daerah

Sosialisasi Pencegahan Narkoba Luwu Timur Libatkan Pelajar

×

Sosialisasi Pencegahan Narkoba Luwu Timur Libatkan Pelajar

Sebarkan artikel ini
sosialisasi pencegahan narkoba
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Luwu Timur melaksanakan sosialisasi pencegahan narkoba yang melibatkan ratusan pelajar dan lembaga sekolah sebagai upaya perlindungan generasi muda. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Mangkutana pada hari Rabu, 22 Juli 2026, dan menjadi komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam membentengi pelajar dari ancaman narkoba yang terus meningkat.

Poin Penting

  • Kesbangpol Luwu Timur menyelenggarakan sosialisasi P4GN di Aula Kantor Kecamatan Mangkutana pada 22 Juli 2026.
  • Program berjudul ‘Wujudkan Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR)’ melibatkan pelajar SMA sederajat dari delapan kecamatan sebagai target utama.
  • Kaban Kesbangpol menekankan peran bersama keluarga, sekolah, dan instansi dalam membangun pemahaman pelajar tentang bahaya narkoba.
  • Kegiatan dua hari ini mencakup Zona 1 dengan peserta dari Kecamatan Burau, Wotu, Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur, Kalaena, dan Angkona.

Inisiatif ini datang dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur bekerja sama dengan Pokja 1 PKK Kabupaten Luwu Timur. Dengan tema “Wujudkan Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR) Demi Masa Depan Gemilang untuk Luwu Timur Maju dan Sejahtera,” sosialisasi ini menjadikan pelajar dan institusi pendidikan sebagai garis depan pencegahan penyalahgunaan narkoba di tingkat lokal.

Sosialisasi Pencegahan Narkoba: Komitmen Bersama Melindungi Pelajar

Pembukaan acara dipimpin langsung oleh Kaban Kesbangpol Salam Latief, dihadiri Sekretaris TP PKK Luwu Timur Asriani yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten, Camat Mangkutana, serta para pemateri dari Polri dan Kejaksaan Negeri Luwu Timur yang membawa keahlian hukum untuk memberikan wawasan mendalam kepada peserta didik.

Dalam sambutannya, Salam Latief menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam melindungi pelajar dari bahaya narkoba. “Kegiatan ini menjadi langkah konkret kita dalam memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba, sekaligus memperkuat peran sekolah dan keluarga sebagai benteng utama pencegahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kaban Kesbangpol menjelaskan tujuan sosialisasi ini mencakup tiga aspek utama: meningkatkan pemahaman pelajar tentang risiko narkoba, mendorong keterlibatan aktif keluarga dalam upaya pencegahan, dan memperkuat peran PKK sebagai organisasi perempuan dalam edukasi komunitas masyarakat.