Baca juga: Pengosongan Lahan Bukit Laoli Lutim Tertib, Warga Dapat Hunian. Proses tersebut disebut berjalan tertib dan warga terdampak mendapat solusi hunian, jauh dari kesan represif yang sempat dituduhkan sejumlah pihak.
Menyikapi berkembangnya narasi negatif itu, warga asli Lampia justru memilih turun ke jalan dengan pesan berbeda. Mereka menegaskan bahwa investasi PSN kawasan industri harus tetap berjalan demi kepentingan jangka panjang daerah, bukan justru dihalangi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah warga pesisir.
Warga Tolak Provokasi Demi Kelancaran PSN Luwu Timur
Dalam orasi dan spanduk yang dibawa peserta aksi, warga secara tegas mengecam oknum-oknum yang dinilai sengaja menyebarkan informasi menyesatkan untuk memancing konflik di kawasan pesisir Lampia. Mereka menilai narasi semacam itu tidak mencerminkan aspirasi mayoritas masyarakat setempat yang justru menyambut baik kehadiran investasi.
Kehadiran petani dan nelayan dalam barisan aksi memperlihatkan bahwa dukungan terhadap PSN datang dari kelompok yang selama ini menggantungkan hidup pada sumber daya alam Lampia. Tokoh agama yang turut serta juga menyampaikan pesan agar warga tetap menjaga kerukunan di tengah dinamika pembangunan, sejalan dengan semangat yang selama ini dijaga melalui forum seperti Kerukunan Umat Beragama Luwu Timur yang diperkuat FKUB bersama sepuluh elemen masyarakat.
Aksi damai di Lampia ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat akar rumput ingin dilibatkan sekaligus dilindungi dari upaya-upaya yang berpotensi menghambat kemajuan daerah. Dukungan spontan dari berbagai elemen warga, mulai dari ibu rumah tangga hingga tokoh agama, memperlihatkan optimisme bahwa PSN kawasan industri dapat membawa manfaat nyata bagi Luwu Timur ke depan. MI/AS
Sumber: bilikfakta.id






