Kepala Daerah

2 Pelajar Malili Wakili Sulsel di O2SN Nasional 2026

×

2 Pelajar Malili Wakili Sulsel di O2SN Nasional 2026

Sebarkan artikel ini
o2sn nasional 2026
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Dua pelajar asal Kabupaten Luwu Timur bersiap mengukir prestasi di ajang O2SN Nasional 2026 setelah resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, di ruang kerjanya pada Jumat, 14 Agustus 2026. Keduanya akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional jenjang SMP/MTs/sederajat yang digelar di Kota Depok, Jawa Barat.

Poin Penting

  • Dua pelajar Luwu Timur, Azhyzhyah Jazilah dan Muhammad Sabiq El Fathin, akan tampil di O2SN Nasional 2026 mewakili Sulawesi Selatan.
  • Azhyzhyah dari SMP Negeri 1 Malili berlaga di cabang atletik putri, sementara Sabiq dari SMP Negeri 2 Malili berkompetisi di pencak silat putra.
  • Sekda Luwu Timur Dr. Ramadhan Pirade melepas keduanya secara resmi mewakili Bupati pada Jumat, 14 Agustus 2026.
  • O2SN Nasional 2026 berlangsung 17-23 Agustus di BBPPMPV BISPAR, Kota Depok, Jawa Barat.

Dua Wajah Muda Malili Menuju Panggung Nasional

Azhyzhyah Jazilah, siswi SMP Negeri 1 Malili, akan turun di cabang atletik putri. Sementara itu, Muhammad Sabiq El Fathin dari SMP Negeri 2 Malili akan bertanding di cabang pencak silat putra. Keduanya bertemu Sekda sebelum keberangkatan untuk berpamitan sekaligus memohon doa dan restu dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Pertemuan itu bukan sekadar seremoni. Bagi kedua remaja ini, dukungan pemerintah daerah menjadi bekal moral sebelum menghadapi kompetisi level tertinggi di jenjang pendidikan mereka. Sekda Ramadhan Pirade hadir mewakili Bupati Luwu Timur dan sekaligus melepas keberangkatan atlet secara resmi.

Baca juga: Dari Anak TK hingga Lansia, Warga Malili Semarakkan HUT ke-81 RI

Perjalanan Panjang Sebelum Bertanding di O2SN Nasional 2026

Rencananya, kedua atlet bertolak ke Makassar pada Sabtu malam untuk bergabung dengan kontingen Sulawesi Selatan. Perjalanan berlanjut ke Jakarta pada Senin, sebelum mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan kompetisi. Ajang O2SN Nasional 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 23 Agustus 2026 di Balai Besar Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV BISPAR), Kota Depok.

Proses seleksi hingga terpilihnya kedua pelajar ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga usia sekolah di Luwu Timur tidak berjalan sia-sia. Prestasi semacam ini biasanya lahir dari latihan rutin di sekolah maupun klub, ditambah dukungan dinas pendidikan setempat yang konsisten memantau bakat-bakat muda daerah.

Pesan Sekda: Jaga Kesehatan dan Bawa Nama Baik Daerah

Dalam audiensi tersebut, Sekda Ramadhan menitipkan pesan sederhana namun penting bagi kedua atlet. Ia mengingatkan keduanya untuk menjaga kondisi fisik selama masa kompetisi.

“Jaga kesehatan, jaga pola makan, dan semoga dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Luwu Timur dan Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Ramadhan Pirade.

Ia juga menyampaikan harapan agar Azhyzhyah dan Sabiq bisa menampilkan performa terbaik di tingkat nasional. “Semoga kedua atlet mampu menampilkan kemampuan terbaiknya dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi dalam pertemuan itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Lisnah, Kepala Seksi Ketenagaan SMP, Agus Salim, serta Kepala SMP Negeri 1 Malili, Agustati. Kehadiran para pejabat pendidikan ini menegaskan bahwa keberangkatan dua atlet muda tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh jajaran terkait.

Harapan Baru dari Ajang O2SN Nasional 2026

Keikutsertaan dua pelajar Luwu Timur di O2SN Nasional 2026 menjadi bukti bahwa talenta olahraga di daerah ini terus tumbuh dan mampu bersaing di level nasional. Capaian semacam ini sejalan dengan berbagai prestasi lain yang belakangan diraih Luwu Timur, termasuk program unggulan daerah yang turut mengantarkan penghargaan tingkat nasional. Dukungan pemerintah daerah terhadap generasi muda diharapkan terus berlanjut agar makin banyak atlet pelajar Luwu Timur yang mampu berbicara di kancah yang lebih luas. MI/AS

Sumber: Warta Lutim