Kepala Daerah

Kamtibmas Luwu Timur Diperkuat, 125 Kepala Desa Nyatakan Sikap

×

Kamtibmas Luwu Timur Diperkuat, 125 Kepala Desa Nyatakan Sikap

Sebarkan artikel ini
kamtibmas luwu timur
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – Sebanyak 125 kepala desa se-Kabupaten Luwu Timur menyatakan sikap tegas menjaga kamtibmas Luwu Timur melalui ikrar bersama yang dibacakan di hadapan Bupati Irwan pada Apel Siaga Kamtibmas dan Kebencanaan, Rabu (19/08/2026), di Lapangan Pendidikan Malili. Para kepala desa menolak keras segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah mereka. Momen ini sekaligus menegaskan peran strategis pemerintah desa sebagai garda terdepan menjaga stabilitas daerah.

Poin Penting

  • Sebanyak 125 kepala desa se-Kabupaten Luwu Timur mengikrarkan sikap menolak provokasi yang mengancam kamtibmas.
  • Ikrar dibacakan Kepala Desa Bawalipu, Wahyuddin, dalam Apel Siaga Kamtibmas dan Kebencanaan di Lapangan Pendidikan Malili, 19 Agustus 2026.
  • Bupati Irwan meminta jajaran membangun pola kerja preventif dan responsif, tidak menunggu masalah muncul.
  • Apel melibatkan TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, PSC 119, Satpol PP, Fire Rescue PT Vale, Komcad, dan perangkat desa se-Luwu Timur.

Ikrar Kepala Desa Jadi Sinyal Kompak Jaga Kamtibmas Luwu Timur

Ikrar tersebut dibacakan lantang oleh Kepala Desa Bawalipu, Wahyuddin, SH, mewakili seluruh kepala desa yang hadir. “Kami para kepala desa se Luwu Timur menolak dengan keras segala bentuk provokasi yang mengancam keamanan dan ketertiban di wilayah Luwu Timur,” ucapnya tegas di depan seluruh peserta apel.

Pernyataan sikap ini bukan sekadar seremoni. Kepala desa dinilai memiliki posisi unik karena berhadapan langsung dengan warga setiap hari, sehingga paling cepat mengetahui gejolak kecil sebelum berkembang menjadi persoalan besar. Komitmen bersama ini diharapkan memperkuat rasa aman masyarakat Luwu Timur dalam menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari bertani, berdagang, hingga bersekolah.

Bupati Irwan Dorong Pola Kerja Preventif

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menekankan pentingnya antisipasi dini ketimbang reaksi setelah masalah muncul. “Saya meminta seluruh jajaran untuk tidak menunggu masalah datang baru bergerak. Bangun pola kerja yang preventif dan responsif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa potensi konflik semestinya dikomunikasikan sejak awal, sebelum membesar dan sulit dikendalikan. Begitu pula dengan potensi bencana yang harus dimitigasi lebih dulu. “Potensi konflik harus dikomunikasikan sebelum membesar. Potensi bencana harus dimitigasi sebelum terjadi. Ketika bencana atau gangguan keamanan benar-benar terjadi, kita harus bergerak cepat, tepat dan terkoordinasi,” tegas Irwan.

Pendekatan semacam ini sejalan dengan semangat keadilan restoratif yang belakangan diterapkan di Luwu Timur, yakni mengutamakan pencegahan dan penyelesaian masalah secara bijak sebelum berujung pada tindakan represif.

Sinergi Semua Unsur demi Stabilitas Daerah

Apel Siaga Kamtibmas dan Kebencanaan ini turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur, unsur Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah terkait. Sejumlah unsur lain juga dilibatkan, di antaranya personel TNI, Kepolisian, BPBD, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Tagana Dinas Sosial, PSC 119, Satpol PP, Fire Rescue PT Vale Indonesia Tbk, Komcad, hingga perangkat desa se-Kabupaten Luwu Timur.

Kehadiran berbagai unsur ini menggambarkan bagaimana Bupati Irwan konsisten mengajak semua pihak berkolaborasi, sebagaimana terlihat pula saat ia turun langsung membuka turnamen sepak bola di Wotu demi mempererat kebersamaan warga. Kolaborasi lintas sektor semacam ini menjadi modal penting bagi Luwu Timur untuk terus tumbuh sebagai daerah yang aman, tertib, dan siap menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi keamanan maupun kebencanaan.

Dengan kekompakan 125 kepala desa dan dukungan penuh dari aparat keamanan serta pemerintah daerah, kamtibmas Luwu Timur diharapkan semakin kokoh. Situasi yang kondusif ini pada gilirannya akan mendukung berbagai program pembangunan dan kegiatan masyarakat berjalan lancar tanpa gangguan berarti. MI/AS

Sumber: Warta Lutim