Lebih jauh, ia menilai jika pembangunan yang sejati tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas iman, akhlak, dan karakter masyarakatnya.
Acara semakin bermakna dengan peletakan batu pertama pembangunan asrama putri ponpes, dilakukan bersama Bupati Irwan dan Prof. Dr. TGH. Abdul Fattah. Sebagai komitmen awal, Irwan langsung menyumbang Rp500 juta, berharap pembangunan segera terealisasi untuk mendukung generasi muda santri.

Sementara, Guru Besar UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Abdul Fattah menyampaikan bahwa keberkahan suatu kampung, atau negeri akan terwujud manakala penduduknya beriman dan bertakwa.
”Semoga pemimpin kita terus peduli agama dan kesejahteraan rakyat. Insyaallah, berkah mengalir di Bumi Batara Guru, sehingga kita hidup aman, nyaman, terhindar bencana,” jelasnya.
Turut hadir dalam majelis Tabligh Akbar ini adalah Perwakilan Kepala OPD, Camat dan unsur Tripika Angkona, Kepala Desa Taripa, Pimpinan dan Pengurus Pondok Pesantren Syafi’iyah Hamzanwadi, para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Alim ulama, serta Jamaah Tabligh Akbar. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)










