merekamindonesia – Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Luwu Timur menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama antara pendamping desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan efektivitas pendampingan desa, terutama dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pilar ekonomi lokal.
Sekretaris DPMD Luwu Timur, Jumardin, dalam arahannya menekankan bahwa TPP memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mendukung pemerintah desa. Ia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang aktif serta koordinasi yang kuat agar program pemberdayaan dapat berjalan optimal.
“Pendamping desa tidak hanya berperan dalam aspek administratif, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan di lapangan. Sinergi antara TPP dan DPMD sangat menentukan keberhasilan pembangunan desa,” tegas Jumardin.












