Selain mendorong peningkatan produksi, pemerintah daerah juga berupaya menjaga kestabilan harga hasil panen, khususnya gabah. Upaya ini dilakukan untuk melindungi petani dari fluktuasi harga dan praktik permainan oleh tengkulak yang kerap terjadi saat musim panen raya.
Keberhasilan ini juga didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, termasuk dalam penyediaan lahan serta pembangunan infrastruktur penunjang pertanian. Pemerintah daerah turut mengembangkan sektor hilir melalui program unggulan seperti Pandu Desa Juara, yang menghadirkan fasilitas pengolahan hasil pertanian, mulai dari pabrik beras, pabrik cokelat, hingga unit pengemasan hasil perikanan dan buah.
Dengan berbagai strategi tersebut, sektor pertanian di Luwu Timur diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan dan semakin memperkuat perannya sebagai tulang punggung perekonomian daerah. (AS)












