Merekamindonesia – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memberikan perlindungan sosial lansia kembali dibuktikan melalui penyaluran bantuan kartu lansia luwu timur yang menjangkau masyarakat lanjut usia di seluruh pelosok daerah. Pada Selasa, 21 Juli 2026, program ini disalurkan di dua lokasi strategis, yaitu Kantor Camat Angkona dan Kantor Camat Kalaena, dengan melibatkan lebih dari seratus penerima manfaat baru.
Inovasi yang patut diapresiasi adalah kehadiran layanan jemput bola, memastikan tidak ada lansia yang tertinggal hanya karena keterbatasan mobilitas. Pendekatan inklusif ini mencerminkan dedikasi pemerintah daerah dalam menjangkau seluruh segmen masyarakat yang berhak mendapat perlindungan sosial.
Bantuan Kartu Lansia Luwu Timur Menyentuh Hati Nenek Sumarni
Di Desa Solo, Kecamatan Angkona, terjadi momen yang sangat berkesan ketika petugas mendatangi langsung rumah Nenek Sumarni, seorang lansia berusia 84 tahun. Karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk mobilitas, Sumarni hanya dapat berpindah tempat dalam rumah dengan mengandalkan kekuatan tangan.
Meski menghadapi keterbatasan fisik yang signifikan, Nenek Sumarni mengekspresikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian pemerintah. “Bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan orang tua seperti saya,” ungkapnya dengan penuh haru. Kini ia tinggal bersama anak dan cucu, dan bantuan tersebut menjadi tambahan berarti bagi kesejahteraan keluarganya.
Skala Penyaluran dan Cakupan Manfaat
Program bantuan kartu lansia luwu timur Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah berkembang pesat dan kini menjangkau 4.000 penerima manfaat, terdiri atas 2.654 penerima lama dan 1.346 penerima baru. Pada periode penyaluran kali ini, setiap penerima manfaat baru memperoleh dana sebesar Rp3.000.000 untuk kurun waktu Januari hingga Maret 2026.
Penyebaran penerima bantuan sangat merata di berbagai wilayah. Di Kecamatan Angkona, 78 penerima manfaat baru tersebar di delapan desa: Tawakua (13 orang), Tampina (17), Wanasari (10), Balirejo (7), Maliwowo (11), Solo (15), Watangpanua (7), dan Lamaito (5).
Sementara Kecamatan Kalaena menerima penyaluran untuk 62 penerima manfaat baru dari tujuh desa: Argomulyo (10 orang), Sumber Makmur (8), Kalaena Kiri (7), Sumber Agung (9), Non Blok (10), Pertasi Kencana (9), dan Mekar Sari (9). Dua desa administratif dari Kecamatan Angkona, yaitu Mantadulu (5 orang) dan Taripa (7 orang), turut mengikuti penyaluran di lokasi Kalaena.
Poin Penting
- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyalurkan bantuan kartu lansia luwu timur kepada 140 penerima manfaat baru melalui dua titik di Kecamatan Angkona dan Kalaena.
- Setiap penerima manfaat baru mendapat Rp3 juta untuk periode Januari-Maret 2026, dengan total penerima program mencapai 4.000 lansia.
- Layanan jemput bola memastikan lansia yang tidak mampu mobilitas tetap dapat menerima bantuan, seperti Nenek Sumarni di Desa Solo.
Dengan total 140 lansia penerima manfaat baru yang terlayani pada kedua titik penyaluran tersebut, program bantuan kartu lansia luwu timur membuktikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap kesejahteraan lansia bukan hanya sekadar slogan, melainkan tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat paling rentan. MI/AS
Sumber: Warta Lutim












