Merekamindonesia – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyelenggarakan pelatihan intensif kesehatan gigi anak sekolah melalui program Healthier Smiles pada 21–23 Juli 2026 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat. Kegiatan Master of Trainer (MoT) ini menghadirkan peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan pemerintah lokal untuk memperkuat kapasitas mereka sebagai pelatih.
Inisiatif yang diselenggarakan Yayasan Celosia Marennu Indonesia bersama Save the Children bertujuan meningkatkan upaya promotif dan preventif kesehatan anak di lingkungan sekolah dan masyarakat. Peserta dibekali kemampuan mengimplementasikan modul kesehatan secara berkelanjutan di wilayah masing-masing.
Poin Penting
- Pemkab Luwu Timur menyelenggarakan Master of Trainer (MoT) untuk memperkuat kapasitas pelatih modul kesehatan anak SD pada 21-23 Juli 2026.
- Program Healthier Smiles memasuki fase 8 dengan tema CERIA dan mencakup 21 SD, dua MI, serta dua SLB di tujuh kecamatan.
- Inisiatif kolaboratif ini mengintegrasikan promosi kesehatan gigi dan mulut, WASH, perubahan perilaku, dan keberlanjutan lingkungan bagi anak usia sekolah.
- Program ini dirancang sebagai investasi berkelanjutan untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak dini di masyarakat Luwu Timur.
Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Sehat
Amran Akmal, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Luwu Timur, menekankan bahwa upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan bagian dari visi membangun tata kelola yang lebih baik. Menurutnya, program ini bukan hanya fokus pada kesehatan gigi dan mulut, melainkan konstruksi budaya hidup sehat yang berkelanjutan.
“Program ini merupakan investasi bagi masa depan anak-anak kita. Tidak hanya mengajarkan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat, kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.
Healthier Smiles Phase 8 dengan Tema CERIA
Healthier Smiles kini memasuki fase 8 dengan tema CERIA untuk Indonesia—singkatan dari Cerdas, Ramah Lingkungan, Inisiatif Anak untuk Indonesia. Program berbasis sekolah dan masyarakat ini mengintegrasikan promosi kesehatan gigi dan mulut, WASH (Air, Sanitasi, dan Kebersihan), perubahan perilaku, serta keberlanjutan lingkungan bagi anak usia sekolah.
Cakupan program di Kabupaten Luwu Timur meluas ke tujuh kecamatan dengan melibatkan 21 Sekolah Dasar, dua Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan dua Sekolah Luar Biasa (SLB). Jangkauan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh anak sekolah mendapatkan akses pendidikan kesehatan yang sama.
Para peserta pelatihan diharapkan mampu bertransformasi menjadi trainer yang akan mengimplementasikan modul kesehatan sekolah secara berkelanjutan di wilayah dampingan mereka. Dengan pendekatan kolaboratif antara berbagai stakeholder, program ini menciptakan ekosistem kesehatan yang komprehensif di tingkat sekolah dasar. *
Sumber: Warta Lutim












