Berita

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Ibas-Puspa di Luwu Timur: Transformasi Layanan Publik dan Kebijakan Pro-Rakyat

×

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Ibas-Puspa di Luwu Timur: Transformasi Layanan Publik dan Kebijakan Pro-Rakyat

Sebarkan artikel ini

merekamindonesia.com – Satu Tahun Perjalanan Ibas-Puspa Membangun Bumi Batara Guru
Tepat satu tahun sudah pasangan Irwan Bachri Syam dan Hj. Puspawati Husler, yang akrab dengan sapaan Ibas-Puspa, menakhodai Kabupaten Luwu Timur. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto, pasangan ini langsung bergerak cepat melakukan berbagai terobosan strategis. Mengusung visi ‘Luwu Timur Maju dan Sejahtera’ (Juara), kepemimpinan mereka fokus pada perbaikan layanan di seluruh sektor guna merealisasikan janji politik kepada masyarakat.

Revolusi Layanan Publik: Dari Menunggu Menjadi Menjemput Bola
Salah satu perubahan paling signifikan yang dirasakan masyarakat adalah perombakan total pada sistem pelayanan publik. Ibas-Puspa berhasil mengikis paradigma lama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang cenderung pasif atau ‘menunggu bola’. Kini, unit kerja di lingkup Pemerintah Daerah Luwu Timur diwajibkan menerapkan layanan ‘jemput bola’.

Langkah ini diambil untuk memangkas birokrasi, menghemat waktu, serta mengurangi biaya yang selama ini menjadi beban bagi warga saat mengurus administrasi. Meski kebijakan ini sempat menghadapi tantangan dan protes dari berbagai pihak, Ibas-Puspa tetap konsisten mengutamakan kepentingan publik di atas segalanya.

Sektor Pendidikan dan Kesehatan: Investasi Masa Depan
Pendidikan Gratis dan Beasiswa yang Meningkat
Di bawah komando Ibas-Puspa, sektor pendidikan mengalami transformasi besar. Pemerintah daerah kini menyediakan paket seragam sekolah lengkap—mulai dari sepatu, pakaian, tas, hingga topi—untuk siswa tingkat TK hingga SMP. Selain itu, nilai beasiswa bagi mahasiswa ditingkatkan dari Rp4 juta menjadi Rp6 juta per tahun, yang sudah bisa dinikmati sejak semester pertama. Program beasiswa ini juga diperluas hingga jenjang S2 dan S3.

Layanan Kesehatan Paripurna
Dalam bidang kesehatan, masyarakat Luwu Timur kini dimanjakan dengan jaminan kesehatan yang lebih komprehensif. Selain peningkatan fasilitas di Puskesmas dan RSUD, pemerintah juga menyediakan fasilitas penginapan khusus bagi pasien rujukan di Makassar. Penambahan armada ambulans dan mobil jenazah di setiap wilayah juga menjadi prioritas untuk memastikan akses kesehatan yang cepat dan merata.

baca juga  Air Danau Towuti Masih Aman, Tapi Warga Tetap Waspada