Menurutnya, pelaksanaan turnamen ini tidak lepas dari dorongan dan kerja keras PORDI Kabupaten Luwu Timur yang terus berupaya memasyarakatkan olahraga domino.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap olahraga domino. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi. Dengan berkumpulnya para pecinta domino dari berbagai daerah, kita bisa saling mengenal dan memperkuat persaudaraan,” jelas Bupati Irwan.
Orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini juga menyampaikan terima kasih kepada PORDI Sulsel, PORDI Indonesia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PORDI Sulsel, Fadriaty AS, menilai turnamen ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antarpecinta domino dari berbagai daerah.
“Silaturahmi adalah hal yang paling penting dalam kegiatan ini. Kehadiran peserta dari 15 provinsi menunjukkan kecintaan yang luar biasa terhadap olahraga domino sekaligus memperlihatkan kuatnya rasa kebersamaan di antara para pemain,” ungkap Waketum Fadriaty.
Fadriaty mengaku terkesan dengan antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah, bahkan rela menempuh perjalanan jauh demi hadir di Luwu Timur.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena turnamen ini juga berhasil pecah rekor hadiah terbanyak Pordi Sulsel,” pungkas Fadriaty.
Pada momentum yang sama, Ketua Panitia Turnamen Domino, Najamuddin mengutarakan, panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp400 juta yang dilengkapi dengan piala dan piagam penghargaan.
“Selain hadiah utama, panitia juga menyediakan penghargaan khusus bagi peserta dengan jumlah gardu terbanyak serta peserta yang datang dari daerah terjauh sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka,” terang Najamuddin. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)












