BeritaDaerah

Narasi Pungli Dipatahkan: Koordinator, Penjahit, dan Korcam Kompak Bersuara

×

Narasi Pungli Dipatahkan: Koordinator, Penjahit, dan Korcam Kompak Bersuara

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, penjahit lainnya dari UMKM Konveksi Romantis, Rahmat, turut menegaskan kualitas seragam yang diproduksi.

“Kami menggunakan kain sesuai juknis, yaitu balestra atau yang setara. Tidak ada penggunaan bahan di bawah kualitas. Masyarakat bisa melihat sendiri kualitas seragam yang beredar saat ini, bahkan guru dan orang tua siswa merasa puas, baik dari segi bahan maupun hasil jahitan,” ujarnya.

Di sisi lain, melalui sambungan telepon, salah satu koordinator kecamatan Nuha, Ibu Erni, juga menyampaikan keberatan atas pemberitaan tersebut.

“Kami menilai ini sudah masuk dalam bentuk pencemaran nama baik. Kami para korcam merasa dirugikan. Jika tidak ada klarifikasi, kami siap menempuh langkah hukum karena berita ini terkesan sepihak dan belum ditelusuri kebenarannya,” ujarnya.

Syamsiar kembali menegaskan bahwa seluruh proses berjalan secara terbuka, transparan, dan tanpa adanya keuntungan pribadi. Ia juga menyayangkan pemberitaan yang tidak melalui proses konfirmasi yang memadai.

Sebagai langkah tegas, pihaknya memberikan kesempatan kepada media yang bersangkutan untuk segera melakukan klarifikasi dan pelurusan informasi.

“Kami meminta hak jawab dimuat secara proporsional. Jika tidak diindahkan, kami siap menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terpengaruh oleh pemberitaan yang belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan. /Mi

baca juga  Pemusnahan 1.318 Berkas Dirangkai Penghargaan Lomba Tertib Arsip OPD dan Desa