Merekamindonesia – Tata kota Luwu Timur kembali meraih pengakuan atas prestasi pembangunan daerahnya. Kali ini, apresiasi datang dari Kabupaten Toraja Utara dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 yang berlangsung di Lapangan Bakti, Rantepao, Sabtu 25 Juli 2026. Pencapaian pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan Luwu Timur menjadi sorotan khusus dalam perayaan meriah ini.
Poin Penting
- Luwu Timur dinobatkan sebagai role model penataan daerah di Sulawesi Selatan karena tata kotanya yang asri dan tertata rapi.
- Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong secara terbuka mengaku terinspirasi untuk meniru model pembangunan Luwu Timur.
- Gubernur Sulsel menyerahkan bantuan Rp42,7 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jaringan irigasi di Toraja Utara.
- Perayaan HUT ke-18 Toraja Utara menampilkan Tari Pagellu Tua yang dibawakan oleh 3.000 pelajar SD, SMP, dan SMA.
Dalam perayaan tersebut, Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap tata kota Luwu Timur yang dianggapnya sebagai model penataan daerah terbaik di kawasan Sulawesi Selatan. Meski status Toraja Utara sebagai kabupaten termuda di Sulsel, Frederik tidak malu-malu mengakui inspirasi yang didapat dari kemajuan Luwu Timur.
“Kami bercita-cita memiliki kawasan dan Rumah Jabatan yang seasri dan tertata rapi seperti di Luwu Timur,” ujar Bupati Frederik di hadapan para pejabat yang hadir dalam acara meriah tersebut.
Tata Kota Luwu Timur Sebagai Model Pembangunan
- Luwu Timur dinobatkan sebagai role model tata kota di Sulawesi Selatan karena tata kotanya yang asri dan tertata rapi.
- Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong secara terbuka mengaku terinspirasi meniru model pembangunan Luwu Timur.
- Gubernur Sulsel menyerahkan bantuan Rp42,7 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan jaringan irigasi di Toraja Utara.
- Perayaan HUT ke-18 Toraja Utara menampilkan Tari Pagellu Tua dari 3.000 pelajar tingkat SD hingga SMA.
Komitmen Kerja Sama Antardaerah
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyambut hangatnya apresiasi tersebut. Menurutnya, kehadiran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) bukan hanya memenuhi undangan seremonial, melainkan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antardaerah, khususnya di sektor pariwisata.






