Daerah

HUT-22 Luwu Timur : Bupati Irwan Luncurkan Logo City Branding, “Lutim Juara” Sebagai Identitas Baru

×

HUT-22 Luwu Timur : Bupati Irwan Luncurkan Logo City Branding, “Lutim Juara” Sebagai Identitas Baru

Sebarkan artikel ini

Merekam Indonesia– Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi meluncurkan logo city branding bertajuk “Lutim Juara” pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Luwu Timur yang berlangsung meriah di Lapangan Pendidikan, Malili, senin (19/05/2025).

Bupati Luwu Timur, H.Irwan Bachri Syam mengungkapkan, momentum hari jadi ini bukanlah sekadar ritual tahunan, ia adalah panggilan nurani untuk melihat kebelakang dengan rasa hormat, menatap hari ini dengan rasa syukur dan melangkah kedepan dengan keberanian dan harapan.

“Saya percaya, dengan kekuatan masyarakatnya yang tangguh, dan generasi mudanya yang visioner, Luwu Timur akan menjadi kabupaten terdepan, bukan hanya di Tana Luwu, tapi di Sulawesi, bahkan di Indonesia,” tutur Bupati.

Mengusung tema “Dari Bumi Batara Guru, Kita Menulis Masa Depan” itu menjadi arah dan cita-cita masa depan untuk Kabupaten Luwu Timur.

Bukan hanya tema HUT yang inspiratif, pada momen kali ini Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukan komitmen untuk menjadikan daerah ini Maju dan Sejahtera dibawa kepemimpinan Bupati Irwan juga tergambar melalui sebuah identitas baru “Lutim Juara”.

Logo “Lutim Juara” bukan sekadar gambar, tetapi mengandung makna mendalam sebagai cerminan arah, kekuatan, serta cita-cita bersama masyarakat dan pemerintah.

Tersusun dalam bentuk Lingkaran melambangkan kesatuan dan pergerakan yang harmonis, sebuah simbol Roda  yang terus bergrak menandai langkah maju luwu timur menuju kesejahteraan.

Terdiri dari tipografi “Lutim Juara” yang merupakan akronim dari ; “Lutim : Luwu Timur” dan “Juara : Maju dan Sejahtera”. Setiap elemen didalmnya tentu memiliki makna mendalam sebagai berikut.

Burung Elang,  sebagai simbol Langkang Kuajang yang digelar sebagai “penguasa angkasa” bermakna kekuatan dan kekuasaan serta sebagai identitas budaya dan persatuan di Tana Luwu.

Gunung, sebagai simbol dari gunung bulu polo’e, bermakna sebagai simbol landmark dan simbol potensi pariwisata Luwu Timur

Pasangan Manusia, bermakna kerja sama dan kolaborasi serta potensi sumberdaya manusia di Luwu Timur.

Urugan Tanah, mewakili kekayaan Sumber Daya sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Gelombang Air, simbol danau matano warisan alam purba dan daya tarik wisata yang membanggakan.

Kelopak Bunga, sebagai simbol dari labungan waru  yang bermakna potensi flora Kabupaten Luwu Timur yang kaya akan tanaman endemik. War’s/Mi