Peristiwa

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Menjauh 8 Kilometer Dari Puncak

×

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Menjauh 8 Kilometer Dari Puncak

Sebarkan artikel ini

Merekam Indonesia– Gunung Semeru kembali erupsi, terdeteksi dua kali gempa getaran banjir Selasa (13/05/2025).

 

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru yang berada di Gunung Sawur, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, mencatat empat kali erupsi sejak Selasa dini hari.

 

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 165 detik,” kata petugas PGA Semeru, Yadi Yuliandi, dalam laporan tertulisnya, Selasa.

 

Pos PGA Semeru juga mendeteksi dua kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 10-38 mm, dan lama gempa 6995-7087 detik. Kendati demikian, status aktivitas Gunung Semeru masih tetap di level II atau Waspada.

 

Pada level Waspada ini, ada beberapa poin rekomendasi yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), antara lain tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

 

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

 

Kemudian, tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

 

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. *