Olahraga

Ducati Blank Podium di MotoGP Inggris, Marquez P7 Bagnaia DNF

×

Ducati Blank Podium di MotoGP Inggris, Marquez P7 Bagnaia DNF

Sebarkan artikel ini
ducati motogp inggris
Dok. Istimewa

Merekamindonesia – General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna angkat bicara soal kekecewaannya usai skuad Ducati MotoGP Inggris 2026 pulang tanpa podium dari Sirkuit Silverstone, akhir pekan lalu.

Poin Penting

  • Ducati gagal raih podium di sprint race maupun balapan utama MotoGP Inggris 2026.
  • Marc Marquez finis ke-7, Francesco Bagnaia gagal finis alias DNF.
  • Pada musim 2025, Ducati hanya kantongi podium kedua sprint dan podium ketiga race utama di Silverstone.
  • Dall’Igna berharap Ducati bangkit di MotoGP Aragon, 28-30 Agustus.

Marquez dan Bagnaia sama-sama gagal start dari barisan depan pada akhir pekan itu. Hasilnya, Marquez cuma finis di posisi ketujuh, sementara Bagnaia terpaksa menepi sebelum garis finis alias DNF.

Dall’Igna menyebut Silverstone kembali membuktikan sulitnya memprediksi hasil balapan. Dia mencatat sirkuit ini sudah melahirkan 12 pemenang berbeda dalam 12 balapan terakhir.

“Silverstone sekali lagi membuktikan betapa sulitnya memprediksi hasil di sini, dengan munculnya pemenang berbeda yang kedua belas dalam jumlah balapan yang sama belakangan ini,” kata Dall’Igna dikutip dari Crash, akhir pekan lalu.

Menurutnya, karakter trek Silverstone memang selalu jadi tantangan berat buat Ducati. Dia bilang akhir pekan kemarin adalah salah satu yang paling menyulitkan buat tim.

“Hal ini juga menegaskan kembali bahwa sirkuit ini merupakan tantangan berat bagi kami: kami menjalani akhir pekan yang kurang memuaskan, yang harus segera kami tinggalkan sembari tetap mengambil pelajaran penting darinya,” ujarnya.

Ducati MotoGP Inggris Tak Kunjung Membaik

Sebelumnya, catatan Ducati di MotoGP Inggris memang tak pernah mentereng. Pada musim 2025, Marquez cuma mampu finis di podium kedua sprint race dan podium ketiga balapan utama di Silverstone.

Tahun ini situasinya malah lebih buruk. Dall’Igna mengaku dua pembalapnya sama sekali tak masuk radar persaingan juara sepanjang akhir pekan.

“Tidak banyak yang bisa dikatakan: kami memang tidak pernah benar-benar berada dalam persaingan. Mulai dari kualifikasi hingga balapan GP, kami tidak pernah menemukan kecepatan yang kompetitif karena beberapa alasan, dan kami selalu kekurangan rasa kendali yang tepat terhadap motor,” tuturnya.

Baca juga: PSG Bidik Rekor Madrid, Samai Juara Liga Champions 3 Kali Beruntun

Kegagalan di Silverstone membuat Ducati harus segera bangkit. Dall’Igna menaruh harapan besar pada seri berikutnya, MotoGP Aragon, yang berlangsung 28-30 Agustus.

Dia menegaskan hasil buruk di Inggris jadi pengingat bahwa persaingan musim ini jauh lebih ketat dari perkiraan. Ducati, jelasnya, harus segera memperbaiki performa sebelum jeda musim panas berakhir.

“Kami mencermati karakter sirkuit ini yang menyadarkan kami kembali akan kenyataan sengitnya persaingan kejuaraan melawan lawan-lawan yang kuat dan tangguh: kini prioritasnya adalah membangkitkan kembali semangat yang kami miliki sebelum jeda musim panas dan mengerahkan segenap hati serta kemampuan terbaik kami, seperti biasa,” pungkasnya.

MI/AS

Sumber: olahraga