Sebab aksi ini katanya, bukanlah ajang untuk saling memprovokasi melainkan murni aksi solidaritas.
“Aksi kita ini adalah aksi damai, mari kita menyuarakan keadilan untuk masyarakat. Aksi ini bentuk nyata revolusi,” ujarnya.
“Mari kita membuktikan, jika masyarakat dan mahasiswa Palopo masih peduli dengan demokrasi,” sambungnya.
Sekedar informasi, dalam aksi solidaritas ini para pendemo membawa beberapa tuntutan mulai Copot Kapolri dan Danko dari Jabatannya.
Kemudian revisi UU Kepolisian, tindak tegas pelaku represifitas terhadap massa aksi dan jurnalis, bebaskan massa aksi yang diamankan selama demonstrasi di Jakarta dan Makassar.
Terakhir mereka meminta agar supermasi hukum ditegakkan di Kota Palopo.