Ia pun mengajak anggota Pramuka untuk terus aktif dalam pengabdian masyarakat, mulai dari penanggulangan bencana, SAR, bakti sosial, hingga membantu kelancaran arus mudik di hari raya.
Tak hanya itu, Pramuka juga didorong untuk konsisten dalam kegiatan pelestarian lingkungan hidup, seperti penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum dan rumah ibadah, hingga sosialisasi gerakan hemat energi.
“Gerakan Pramuka harus hadir di perkotaan, pegunungan, kepulauan, hingga pelosok tanah air untuk memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Irwan.
“Mari kita perkuat kerja sama, sinergi, dan kolaborasi untuk membangun bangsa ini. Gerakan Pramuka harus menjadi pilar kekuatan dalam melahirkan generasi muda yang berdaya saing, mandiri, dan siap memimpin Indonesia di masa depan,” pungkas Bupati.
Selain upacara, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan beberapa agenda penting, di antaranya:
• Penyerahan Sertifikat Pelatih Kwarda Sulsel kepada tiga pelatih Kwartir Cabang Lutim, yakni Anwar Sada, S.Pd., M.Si. (Kepala Pusdiklatcab Lutim), Andi Nurlaelah, S.Pd., M.Pd. (Wakapusdiklatcab Lutim), dan Widyawati, S.Pd. (Anggota Pusdiklatcab Lutim).
• Pelepasan Kontingen Luwu Timur untuk mengikuti World Muslim Scout Jambore 2025 di Cibubur Jakarta. Kontingen ini berasal dari Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo, Kecamatan Burau, yang ditandai dengan pemasangan rompi secara simbolis oleh Bupati.
• Pelepasan Kontingen Indaba 1 Tingkat Provinsi Sulsel yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen.
Turut hadir Wakil Bupati, Hj, Puspawati Husler, Anggota DPRD, Sarkawi A. Hamid, Sekda Lutim, H. Bahri Suli, perwakilan unsur Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Kakan Kemenag Lutim, serta tamu undangan lainnya.