MerekamIndonesia.com – Ratusan tanda tangan dibubuhkan di Kantor BKPSDM Luwu Timur, Rabu (28/10/2026). Namun, yang terjadi di sana lebih dari sekadar seremoni administratif.
Sebanyak 609 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tidak hanya diminta menandatangani perjanjian kerja. Mereka ditempa.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur menjadikan momentum ini sebagai ruang evaluasi total: soal kinerja, soal disiplin, dan yang paling relevan hari ini, soal etika digital.

Kepala BKPSDM Luwu Timur, Parha Arief, turun langsung membuka agenda tersebut. Di hadapan ratusan PPPK, ia tidak berbicara soal absensi semata. Ia berbicara soal marwah.
Ia menyinggung Surat Edaran tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial bagi ASN. Di era di mana satu unggahan bisa menjadi bumerang bagi institusi, Parha menegaskan, status ASN melekat 24 jam, baik di kantor maupun di ruang digital.
“Setiap pegawai harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga disiplin, dan memahami batasan dalam bermedia sosial. Sikap dan perilaku ASN turut mencerminkan citra instansi pemerintah,” tegas Parha.
Pesan itu kemudian dibedah lebih teknis oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Kinerja dan Informasi Kepegawaian, Abdi. Ia mengingatkan, lembar perjanjian kerja bukanlah kertas kosong.
“Perjanjian kerja bukan sekadar kelengkapan administrasi, tetapi menjadi pedoman. Ini adalah kompas bagi PPPK Paruh Waktu dalam melaksanakan kewajiban,” ujar Abdi.
Untuk memastikan semua terjangkau, BKPSDM menerapkan sistem zonasi. Tidak semua dipusatkan di Malili.
Hari pertama, Rabu (28/10), 204 peserta dari Malili, Angkona, dan Kalaena telah tuntas di Aula BKPSDM.
Hari kedua, Kamis (29/10) besok, giliran 275 peserta dari Wotu, Burau, Tomoni Timur, Tomoni, dan Mangkutana yang akan berkumpul di Aula Kantor Desa Madani.
Dan hari ketiga, Jumat (30/10), menjadi penutup dengan 130 peserta dari wilayah terjauh, Towuti, Nuha, dan Wasuponda, yang dipusatkan di Aula Kecamatan Towuti.
Bagi Lutim, ini adalah investasi. Paruh waktu bukan berarti paruh disiplin. 609 orang ini adalah garda terdepan pelayanan publik, dan etos mereka harus penuh sejak hari pertama.
Mi/And






