Lutim, warta.luwutimurkab.go.id- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Save the Children Indonesia dan Yayasan Celosia Marennu Indonesia menggelar Rapat Hasil Monitoring Bersama Working Group Program Healthier Smiles.
Kegiatan yang didukung oleh Mars Snacking Foundation ini digelar untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kesehatan serta pemenuhan hak anak di Kabupaten Luwu Timur.
Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta merumuskan rekomendasi tindak lanjut agar program edukasi kesehatan gigi dan mulut anak dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Amran Akmal menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal dan mendukung keberlanjutan program ini.
“Seluruh pemaparan dan penyampaian dari para observer nantinya akan menjadi catatan penting bagi kami. Pemerintah Daerah akan terus mendukung program Save the Children sehingga kolaborasi dan sinergi tetap berjalan demi mewujudkan anak-anak Luwu Timur yang sehat dan sejahtera,” ungkap Amran saat membuka acara secara resmi, Selasa (27/10/2026).
Amran menilai bahwa keterlibatan organisasi masyarakat sipil dan lembaga terkait sangat membantu pemerintah daerah dalam menjangkau layanan dasar anak secara lebih optimal, khususnya di lingkungan sekolah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikbud Luwu Timur, Agus Zaman, turut menyampaikan apresiasinya atas seluruh rangkaian proses kegiatan yang telah berlangsung, mulai dari tahap persiapan, monitoring dan evaluasi, hingga rapat hasil akhir.
“Kami sangat menyambut baik evaluasi terbuka seperti ini karena memberikan gambaran nyata mengenai kondisi edukasi kesehatan anak di sekolah-sekolah,” tuturnya.
“Kita harus bersyukur dengan hadirnya Save the Children di Kabupaten Luwu Timur. Kehadiran mereka sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan dasar serta pelatihan terkait kesehatan gigi dan mulut, di mana pemahaman awal ini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak,” jelas Agus.
Usai sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing tim observer. Mereka memaparkan temuan langsung dari hasil observasi di lapangan yang telah dilaksanakan pada tanggal 20 dan 26 sebelumnya.
Harapannya, melalui rapat evaluasi ini, seluruh pemangku kepentingan dapat merumuskan langkah konkret dan kebijakan baru yang lebih presisi demi menjamin keberlanjutan program Healthier Smiles di seluruh sekolah dasar di Luwu Timur. (Fir/ikp-humas/kominfo-sp)






