Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat terus diwujudkan melalui program bantuan bedah rumah.
Hal ini terlihat saat Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan secara simbolis bantuan bedah rumah kepada 400 penerima manfaat dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Mangkutana, Kamis (29/10/2026).
Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak, sekaligus bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga.
Kabupaten Luwu Timur mendapatkan alokasi bantuan untuk 400 penerima manfaat yang berasal dari tiga sektor, yakni Kementerian Kesehatan sebanyak 24 penerima, Kementerian Sosial sebanyak 1 penerima, serta 375 lainnya adalah usulan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ke Kementrian PKP yang tersebar di 38 Desa. Adapun Bantuan Bedah Rumah oleh APBD TA 2026 sejumlah 152 unit yang tersebar di 28 Desa.
Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam mengungkapkan bahwa realisasi program tersebut merupakan hasil dari upaya dan komunikasi langsung yang dilakukannya dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat Luwu Timur terkait peningkatan kualitas rumah tinggal, yang kemudian mendapat tanggapan positif dari pihak kementerian.
“Alhamdulillah, saat itu permohonan kami mendapatkan tanggapan positif dari kementerian. Inilah hasilnya setelah kunjungan bersama ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman beberapa waktu lalu,” ungkap Irwan.
Menurutnya, bantuan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperbaiki kondisi rumah warga, mulai dari atap, dinding, lantai, hingga bagian bangunan lainnya yang membutuhkan perbaikan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama Bupati Irwan adalah memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima secara utuh dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Ia menegaskan bahwa setiap penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta yang ditransfer langsung oleh pihak kementerian ke rekening masing-masing penerima.
“Saya umumkan di sini bahwa tidak ada potongan apa pun. Nilai Rp20 juta yang masuk ke rekening penerima adalah dana murni yang digunakan untuk merenovasi rumah masing-masing,” tegasnya.






