Luwu Timur – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, pada Jumat siang (7/2), menyebabkan banjir bandang bercampur lumpur. Air sungai yang meluap secara tiba-tiba menerjang permukiman dan mengancam keselamatan warga.
Salah satu warga, Ladai’ (55), dilaporkan tewas setelah terseret arus sungai yang meluap. Menurut Yuyun, personel pemadam kebakaran yang berada di lokasi kejadian, korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang setelah mengantar cucunya.
“Di Desa Ujung Baru ada sungai yang harus dilewati dengan jembatan. Saat hujan deras, air sungai selalu lebih tinggi dari jembatan, sehingga sangat berisiko,” ujar Yuyun saat dihubungi tim Warta Merekam Indonesia.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan warga setempat langsung melakukan pencarian, namun kondisi medan yang sulit menyulitkan proses evakuasi. Jalanan yang berbukit dan berlubang membuat kendaraan petugas tidak dapat mencapai lokasi, sehingga pencarian harus dilakukan dengan berjalan kaki.
“Unit kami tidak bisa mencapai lokasi karena jalannya menanjak dan berlubang, sehingga anggota harus berjalan kaki hingga ke tempat kejadian,” tambah Yuyun.
Setelah pencarian intensif, jasad korban akhirnya ditemukan pada Sabtu pagi dalam kondisi sudah tak bernyawa. Petugas berharap akses jalan menuju Desa Ujung Baru segera diperbaiki agar penanganan darurat lebih cepat jika bencana serupa terjadi di masa mendatang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga dan pemerintah daerah untuk lebih waspada terhadap potensi bencana saat musim hujan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem.













Respon (1)
Komentar ditutup.