Berita

Diklat Perkoperasian 2026 Digelar di Tomoni, Dorong Koperasi Lebih Adaptif dan Berdaya Saing

×

Diklat Perkoperasian 2026 Digelar di Tomoni, Dorong Koperasi Lebih Adaptif dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

Merekamindonesia – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian, dengan melibatkan pengurus, pengawas, serta pengelola koperasi dari berbagai wilayah.

 

Diklat yang berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 April 2026 di Kecamatan Tomoni, dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Dinas, Senfry Oktovianus, S.STP., MPA.

 

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Senfry menegaskan bahwa koperasi memiliki posisi penting dalam menopang perekonomian nasional, khususnya dalam memperkuat sistem ekonomi berbasis kekeluargaan dan gotong royong. Menurutnya, koperasi bukan sekadar lembaga usaha, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan secara kolektif.

 

“Dalam konteks pembangunan daerah, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujar Senfry.

 

Ia juga mengakui bahwa koperasi saat ini masih dihadapkan pada berbagai kendala, seperti kualitas sumber daya manusia yang belum merata, tata kelola kelembagaan yang belum optimal, hingga keterbatasan dalam akses pasar dan pembiayaan. Selain itu, perkembangan teknologi digital yang kian pesat turut menjadi tantangan tersendiri yang harus direspons dengan adaptasi dan inovasi.

 

baca juga  Bupati Irwan Kukuhkan Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih