Lutim Skill Center membuka pelatihan alat berat agar tenaga lokal memiliki keterampilan yang diakui industri. Kerja sama dengan UMI Makassar, USIM Malaysia, dan Universitas Muhammadiyah Berau melengkapi ekosistem pendidikan dan ketenagakerjaan ini.
Hasilnya mulai terlihat. Dari Luwu Timur lahir peraih emas Kejurprov Catur Sulsel, wakil Sulsel di Parlemen Remaja 2025 di Gedung DPR RI Senayan, hingga Duta Wisata Sulsel 2025.
Prestasi yang Lahir dari Konsistensi Program
Ketika program pro-rakyat dijalankan secara konsisten, prestasi pun mengikuti.
Pada 18 September 2026, di Hotel Claro Makassar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengumumkan Luwu Timur sebagai Juara I Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri se-Sulawesi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi. Mengungguli Tana Toraja dan Sidrap, Luwu Timur membawa pulang insentif Rp2 miliar berkat inovasi pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pada 21 Oktober 2026, Juara II Jamsostek Award se-Sulsel diraih. Dengan 83.202 pekerja terlindungi, termasuk ribuan pekerja rentan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah, Luwu Timur menunjukkan komitmen bahwa setiap keringat warga memiliki jaminan perlindungan.
Puncaknya di sektor pelayanan dasar: hingga Triwulan III 2026, Indeks Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Luwu Timur menjadi yang tertinggi di Sulawesi Selatan dengan 71,76 persen, melampaui Kabupaten Pinrang dan Sinjai. Di sektor kesehatan, penanganan stunting meraih predikat BAIK dengan nilai 80,7 pada 2025 dan progres konvergensi 75 persen pada 2026. Capaian layanan gizi hampir sempurna di angka 96,1 persen.
Membangun dengan Hati, Bekerja dengan Bukti
Inilah potret Luwu Timur dalam dua tahun terakhir. Bukan tentang siapa yang paling banyak berbicara, melainkan siapa yang paling konsisten bekerja.
Ketika beasiswa sampai ke anak petani, ketika layanan kesehatan menjangkau hingga rujukan ke Makassar, ketika lansia diperhatikan, ketika pekerja rentan dilindungi, dan ketika sampah dikelola menjadi prestasi, di situlah makna Lutim Juara menemukan bentuknya.
Ini adalah cerita tentang harapan yang dijaga, tentang program yang bekerja, dan tentang masa depan yang dibangun bersama. Karena Luwu Timur Juara bukan sekadar tujuan, melainkan cara kita melangkah hari ini untuk hari esok yang lebih maju dan sejahtera.
Penulis : Andigen Aufa
MerekamIndonesia.com






