“Dibandingkan dengan unit lama, tenaga serta performa unit ini jauh lebih besar, sehingga sangat sesuai untuk dioperasikan di medan yang berat seperti wilayah Mahalona Raya,” ungkapnya.
Usai menyerahkan kendaraan, Irwan Bachri Syam menyempatkan berdialog dengan personel pemadam kebakaran untuk mendengarkan langsung kebutuhan serta kendala yang dihadapi, baik di markas maupun saat bertugas di lapangan.
Dalam dialog tersebut, personel menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak untuk menunjang operasional dan meningkatkan keselamatan petugas.
Kebutuhan tersebut meliputi tiga unit mobil tangki pengisi ulang air, dua unit mobil pemadam kebakaran tambahan, serta pengadaan alat pelindung diri (APD) yang masih terbatas.
Personel juga mengusulkan pengadaan sebanyak 120 set APD lengkap agar setiap petugas dapat memiliki perlengkapan pelindung masing-masing. Selain itu, mereka juga membutuhkan tambahan selang dan nosel pemadam, alat bantu pernapasan atau Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), serta pakaian dinas lapangan (PDL).
Keterbatasan jumlah personel juga menjadi salah satu kendala yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Karena itu, penambahan personel dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan penanganan kebakaran.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Irwan langsung meminta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk mengusulkan seluruh kebutuhan agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
“Catat, Pak Kadis, lalu ajukan ke saya,” tegasnya.
Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pemadam kebakaran atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi belakangan ini.
Ia meminta para personel untuk tetap bersabar menghadapi situasi yang ada serta terus memaksimalkan potensi dan sarana yang tersedia dalam menjalankan tugas. (In/ikp-humas/kominfo-sp)






