3. Untuk Labkesmas — Pertahanan Kesehatan Masyarakat:
Alat Laboratorium Kesehatan Masyarakat senilai Rp30 miliar yang akan didistribusikan mulai November 2026. Ini investasi jangka panjang untuk deteksi dini penyakit.
Total bantuan yang terkunci lebih dari Rp90 miliar.
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, yang menerima langsung rombongan, hanya berpesan satu hal: manfaatkan untuk SDM.
“Semoga bantuan dan anggaran tersebut dipergunakan demi kesejahteraan SDM dan tenaga kesehatan, serta untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Luwu Timur,” ujar Dante.
Bupati Irwan menjawab dengan nada yang sama — ini bukan soal angka, tetapi amanah.
“Alhamdulillah, audiensi kami disambut sangat baik. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Menkes dan Wamenkes Dante beserta jajaran Kemenkes atas perhatian luar biasa untuk Luwu Timur. Ini amanah untuk kesejahteraan rakyat. Tidak ada artinya bantuan besar kalau tidak dikelola dengan baik,” tegas Irwan.


Apa yang terjadi di Jakarta kemarin bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pola baru bagaimana daerah seperti Luwu Timur — yang jauh dari pusat — bisa membangun Indonesia tidak harus dari Jakarta, tetapi dengan melobi Jakarta untuk kepentingan desa.
Dengan tambahan fasilitas ini, pelayanan kesehatan di Bumi Batara Guru tidak lagi sekadar janji. Ia sedang dipasang fondasinya, dari ruang Cathlab di RSUD hingga ambulans yang akan masuk ke pelosok.
Mi/And






