Kepala Daerah

Di Antara Ombak, Bupati Lutim Titipkan Pesan untuk Jurnalis

×

Di Antara Ombak, Bupati Lutim Titipkan Pesan untuk Jurnalis

Sebarkan artikel ini
dokumentasi merekamindonesia

Di hadapan Ibas, sekitar empat puluh jurnalis berdiri dan duduk dalam formasi yang cair. Ada yang mengangkat kamera ponsel untuk mendokumentasikan momen itu, ada yang hanya menyimak dengan serius, seolah setiap kata bupati adalah serpihan panduan yang harus dicatat dalam ingatan.

 

Namun sore itu tampaknya punya agenda sendiri. Tak lama setelah sambutan berakhir, hujan turun. Rintik yang mula-mula halus berubah menjadi deras, dan ombak pun mulai menghantam lambung kapal. Phinisi itu bergetar sebentar, tetapi tetap melaju, menembus potongan-potongan ombak dengan keteguhan yang tenang.

 

Pemandangan itu, entah sengaja atau tidak, seperti metafora bagi pekerjaan jurnalis: dihantam ombak, diterpa angin, tetapi tetap bergerak—merekam, menulis, dan menjaga cerita daerah.

 

Di atas kapal yang basah oleh hujan itu, semangat para jurnalis terasa tak ikut meredup. Mereka tetap bertahan, tetap mendengarkan, tetap mengabadikan. Seolah kapal phinisi itu, dengan segala riaknya, sedang mengajarkan satu hal: bahwa perjalanan mengabdi lewat informasi memang tidak selalu tenang, tapi selalu layak diperjuangkan. 12 November 2025. /Mi

baca juga  TP PKK Lutim Hadiri Rapat Penyamaan Persepsi Pengurus se Sulsel Secara Virtual