Kepala Daerah

Desa Digital Luwu Timur: Indosat Wujudkan Transformasi Internet

×

Desa Digital Luwu Timur: Indosat Wujudkan Transformasi Internet

Sebarkan artikel ini
desa digital luwu timur
Dok. Istimewa

“Luwu Timur adalah daerah yang sangat indah. Kolaborasi dengan Indosat diharapkan mampu memfasilitasi keindahan Luwu Timur agar dikenal luas oleh masyarakat Indonesia,” ujar Andi Tabacina. Dengan konektivitas yang merata, UMKM lokal, pariwisata, dan sektor pertanian dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Ali Zaenal Abidin, Head of Home Sales Kalisumapa (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua) IOH, menegaskan konsistensi perusahaan dalam memberikan dampak sosial. Program Empowering Indonesia yang diluncurkan bukan sekadar infrastruktur, melainkan ekosistem pemberdayaan menyeluruh.

Visi Smart Government dan Transformasi Digital

Kolaborasi ini mengingat komitmen pemerintah terhadap transformasi digital. Program desa digital dirancang untuk menghubungkan lapisan masyarakat mulai dari level administrasi hingga bisnis dan pendidikan. Dengan tata kelola berbasis digital, efisiensi operasional meningkat, biaya operasional berkurang, dan transparansi administrasi terjamin.

“Kami percaya kemajuan Indonesia berawal dari desa. Melalui semangat Empowering Indonesia, program Desa Digital Luwu Timur ini hadir untuk menghubungkan seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya. Strategi ini sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk menciptakan smart government di tingkat grassroot.

Acara sosialisasi dihadiri Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Senfry Oktavianus, perwakilan berbagai OPD, para camat, serta pimpinan desa dari berbagai wilayah Luwu Timur. Kehadiran lintas eselon menunjukkan komitmen bersama untuk merealisasikan visi desa digital.

Langkah konkret kolaborasi ini diharapkan dapat menghilangkan hambatan geografis dan infrastruktur yang selama ini membatasi akses masyarakat pedesaan terhadap layanan digital. Dengan desa digital, masyarakat Luwu Timur siap memasuki era transformasi digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan. MI/AS

Sumber: Warta Lutim