Irwan menambahkan, kini bedah rumah nilainya bertambah menjadi Rp20 juta, dimana sebelumnya Rp10 juta per rumah. Bantuan tersebut tidak dikenakan potongan karena murni ditransfer masing-masing ke penerima bantuan bedah rumah.
“Jadi mulai besok, saya perintahkan Kepala Desa untuk melakukan pendataan di desa masing-masing. Cari rumah warga yang sudah tidak layak huni untuk diusulkan mendapatkan bantuan bedah rumah,” tegasnya.
Selain itu, dalam rangkaian acara tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis santunan kepada anak yatim, pemberian paket sembako Ramadhan, serta bantuan bedah rumah.
Turut mendampingi Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Lutim, Dr. Ramadhan Pirade, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD, Camat Kalaena, para Kepala Desa se Kecamatan Kalaena, dan masyarakat setempat. (nor/ikp-humas/kominfo-sp)












