Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur, Muhammad Syukri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman para pengelola perpustakaan sekolah agar mampu mengelola perpustakaan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Selain meningkatkan kompetensi, bimtek ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman serta memperkuat jejaring antar pengelola perpustakaan sekolah,” jelasnya.
Adapun materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi pengelolaan administrasi perpustakaan, pengolahan bahan pustaka, layanan perpustakaan, penataan ruang, pengembangan koleksi, hingga strategi peningkatan minat baca di lingkungan sekolah. Peserta juga mendapatkan pemahaman terkait akreditasi perpustakaan sekolah serta penerapan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Kegiatan berlangsung dengan suasana antusias dan interaktif. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi, yakni Nasrullah, Dandi Darmadi, serta Nurnaningsih.
Di akhir kegiatan, panitia berharap seluruh materi dan pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata di masing-masing sekolah, sehingga perpustakaan semakin berkembang, tertata, dan menjadi pusat pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa dan guru. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)












