BeritaPendidikan

Perluas Akses Informasi, Pemkab Lutim Mulai Sosialisasikan Beasiswa Lutim Juara 2026

×

Perluas Akses Informasi, Pemkab Lutim Mulai Sosialisasikan Beasiswa Lutim Juara 2026

Sebarkan artikel ini
RilisNaskah dari Pemkab Luwu Timur

Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah menggelar Sosialisasi Beasiswa Lutim Juara Tahun 2026.

Sosialisasi ini akan dilakukan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur sebagai upaya meningkatkan akses informasi kepada masyarakat mengenai tata cara, mekanisme, serta persyaratan pengajuan Beasiswa Daerah Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026.

Untuk hari ini, sosialisasi berfokus di Kecamatan Burau dan Wotu yang berpusat di Aula Kantor Kecamatan Burau, Selasa (20/10/2026).

Kepala Bagian Kesra Setda Luwu Timur, Amran Akmal memimpin jalannya sosialisasi. Turut hadir Ketua Panitia, Kasiani, Kabid Aptika Dinas Kominfo-SP, Syafiruddin Mustafa, perwakilan Inspektorat, Verifikator Lapangan, Dedi Setiawan, Camat Burau, Darlin, Kasi PMD Kecamatan Wotu, Lina Busnur, para kepala desa, lurah, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Amran Akmal menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan informasi mengenai program Beasiswa Lutim Juara tersampaikan secara akurat kepada masyarakat, sehingga calon penerima dapat memahami ketentuan dan mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

Ia menjelaskan, Beasiswa Lutim Juara Tahun 2026 mencakup empat kategori, yakni program diploma dan sarjana, program pengembangan keahlian, program pascasarjana, serta program khusus.

“Program beasiswa ini memiliki beberapa kategori yang dapat diakses sesuai dengan jenjang pendidikan dan kriteria yang telah ditetapkan. Karena itu, masyarakat perlu memahami persyaratan masing-masing program agar proses pengajuan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Amran.

Berdasarkan ketentuan Beasiswa Lutim Juara 2026, calon penerima harus tercatat sebagai penduduk Kabupaten Luwu Timur selama enam tahun terakhir secara berturut-turut, dibuktikan dengan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk elektronik. Penerima juga harus memenuhi ketentuan status pendidikan, tidak sedang menerima beasiswa lain, serta memenuhi persyaratan akademik dan batas usia sesuai kategori yang dipilih.