Berita

Empat Desa di Kalaena Raih Status Mandiri, Indeks Desa 2026 Telah Diverifikasi di Tingkat Kabupaten

×

Empat Desa di Kalaena Raih Status Mandiri, Indeks Desa 2026 Telah Diverifikasi di Tingkat Kabupaten

Sebarkan artikel ini

merekamindonesia.com – Pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2026 telah sampai pada tahap verifikasi dan validasi tingkat Kabupaten, selanjutnya akan dilakukan verifikasi tingkat provinsi dan tingkatan pusat (Kementerian)

 

Sebelumnya di Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, telah melalui tahapan verifikasi tingkat kecamatan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan data dan kondisi riil desa tergambarkan secara objektif dan menyeluruh.

 

Verifikasi tingkat kecamatan dihadiri oleh Kasi PMD yang mewakili Kecamatan Kalaena, Tim Pendamping Desa Kecamatan Kalaena, serta perwakilan pemerintah desa yang terdiri dari Sekretaris Desa (Sekdes) dan tim penginput data desa.

 

Menurut Kasi PMD Kecamatan Kalaena, pemutakhiran Indeks Desa sangat penting karena menjadi sarana untuk mengetahui kondisi riil desa secara bersama-sama dari berbagai aspek. Data yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar dalam melihat perkembangan desa sekaligus menentukan arah intervensi pembangunan yang lebih tepat.

 

Sementara itu, Aswaluddin, selaku Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Kalaena, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah perkembangan dalam pemutakhiran Indeks Desa tahun 2026. Salah satunya adalah adanya tambahan data yang berkaitan dengan BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

 

 

“Pemutakhiran tahun ini memasukkan data tambahan yang berkaitan dengan BUMDes dan Kopdes Merah Putih. Hal tersebut menyebabkan adanya sedikit perbedaan dalam penilaian pada beberapa dimensi dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Aswaluddin.

 

Hasil pemutakhiran menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan bagi Kecamatan Kalaena. Desa Mekar Sari dan Desa Sumber Agung berhasil meningkatkan statusnya menjadi Desa Mandiri pada tahun 2026.

 

Kecamatan Kalaena telah memiliki dua desa dengan status Mandiri, yakni Desa Sumber Makmur dan Desa Kalaena Kiri. Dengan meningkatnya status Desa Mekar Sari dan Desa Sumber Agung, maka pada tahun 2026 Kecamatan Kalaena berhasil memiliki empat desa berstatus Mandiri.

 

Berdasarkan hasil pemutakhiran, capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan positif Indeks Desa di Kecamatan Kalaena. Secara keseluruhan, rata-rata skor Kecamatan Kalaena meningkat dari 497,14 pada tahun 2025 menjadi 502,29 pada tahun 2026, sedangkan rata-rata indeks meningkat dari 75,65% menjadi 78,95%.

 

Verifikasi Tingkat Kabupaten

 

Tahapan selanjutnya dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, melalui proses verifikasi tingkat Kabupaten Luwu Timur. Dalam kegiatan tersebut, seluruh hasil verifikasi dari masing-masing kecamatan dipaparkan dan dibahas bersama.

 

Verifikasi tingkat kabupaten dihadiri oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kemendes PDT, serta disaksikan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Luwu Timur beserta Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan dan Riset Daerah Kabupaten Luwu Timur.

 

Pada kesempatan tersebut, Ir. Ziadah HR selaku Kordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Luwu Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam proses pemutakhiran Indeks Desa.

 

 

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berperan dalam proses pemutakhiran Indeks Desa, mulai dari Pemerintah Kecamatan, para Kepala Desa, tim penginput, dan  seluruh Sekretaris Desa yang telah berperan aktif sebagai verifikator, terutama para pendamping desa yang menjadi fasilitator penginputan sehingga seluruh proses dapat dituntaskan tepat waktu,” ungkap Ziadah.

 

Dengan seluruh rangkaian verifikasi yang telah dilaksanakan, Kecamatan Kalaena pada tahun 2026 mencatat capaian empat desa berstatus Mandiri, yaitu Desa Sumber Makmur, Desa Kalaena Kiri, Desa Mekar Sari, dan Desa Sumber Agung.

 

Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi perkembangan pembangunan desa di Kecamatan Kalaena sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, serta pembangunan desa secara berkelanjutan. Mi/As