Berita

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Bupati Luwu Timur Segera Bangun Sekolah Rakyat Tahun Ini

×

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Bupati Luwu Timur Segera Bangun Sekolah Rakyat Tahun Ini

Sebarkan artikel ini

merekamindonesia.com –

Langkah Strategis Pemkab Luwu Timur dalam Mengakselerasi Kesejahteraan Sosial

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmen serius dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang akrab disapa Ibas, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja strategis ke Jakarta untuk menemui Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat, pada Senin (23/2/2026) tersebut membahas rencana besar pembangunan Sekolah Rakyat di Bumi Batara Guru.

Inisiatif pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan langkah konkret Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan program pendidikan yang selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang khusus untuk memberikan akses pendidikan dan keterampilan bagi warga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem, guna memutus rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu sebagian masyarakat.

Sinergi dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo

Fokus pada Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Bupati Ibas menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek fisik, melainkan sebuah gerakan sosial untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan adanya fasilitas ini, warga yang kurang beruntung secara ekonomi akan mendapatkan pembekalan yang memadai agar mampu mandiri secara finansial di masa depan.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen penuh untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat ini. Target kami, program ini sudah mulai berjalan tahun ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program nasional dalam menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ujar Ibas dalam keterangannya usai audiensi dengan Menteri Sosial.

Kolaborasi Pusat dan Daerah

Pertemuan dengan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menjadi momentum penting untuk menyelaraskan data dan strategi antara pemerintah pusat dan daerah. Dukungan dari Kementerian Sosial diharapkan dapat memperkuat struktur program Sekolah Rakyat, baik dari segi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja lokal maupun dukungan bantuan sosial yang terintegrasi.

Target Pembangunan dan Harapan Masyarakat

Pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur diproyeksikan akan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam menangani isu sosial melalui jalur pendidikan non-formal dan vokasional. Dengan fokus pada pemberdayaan, sekolah ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten meski berasal dari latar belakang ekonomi yang terbatas.

Langkah progresif yang diambil oleh Bupati Ibas ini mendapat apresiasi positif karena dinilai menyentuh akar permasalahan kemiskinan. Melalui pendidikan yang tepat sasaran, masyarakat Luwu Timur diharapkan tidak lagi hanya bergantung pada bantuan sosial, tetapi memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang ekonomi mereka sendiri.