Makassar merekamindonesia – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Akibatnya, ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Dilansir dari Kompas.com, hingga Selasa malam (11/2/2025), jumlah pengungsi akibat banjir di Makassar telah mencapai 888 jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar terus melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Beberapa kecamatan yang paling parah terdampak di antaranya Panakkukang, Tamalanrea, Tamalate, dan Tallo.
“Kami mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk segera mengungsi guna menghindari risiko banjir susulan,” ujar Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra, seperti dikutip dari Kompas.com.
Selain merendam pemukiman warga, banjir juga menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di Makassar tergenang, sehingga menghambat mobilitas masyarakat. Pemerintah Kota Makassar telah mengerahkan tim gabungan dari BPBD, Dinas Sosial, dan relawan untuk membantu warga yang terdampak.
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, meminta Dinas Kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga, mengingat banyak warga yang menolak meninggalkan rumah mereka meskipun air terus naik.
BMKG memperkirakan hujan masih akan mengguyur Makassar dalam beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. (tim/red)













Respon (1)
Komentar ditutup.