“Misalnya, jika salah satu cakar memiliki kuku yang jauh lebih pendek atau tergores, itu mungkin menunjukkan bahwa anjing menyeretnya atau mengubah caranya berjalan karena rasa sakit, rasa lemah, radang sendi, atau masalah neurologis lain,” ujar Dench.
Selanjutnya, amati bulu dan kulit di sekitar telapak. Selipan jari kaki perlu dicek dengan teliti. Perhatikan kemerahan, kelembapan berlebih, bulu yang menggumpal atau rontok, kulit yang tampak berminyak, hingga koreng.
“Bercak kemerahan, terutama pada anjing berbulu terang, sering menandakan [anjing] sering menjilat atau mengunyah,” kata Dench. Perilaku menjilat yang berlebihan ini bisa menjadi tanda alergi, iritasi, infeksi jamur, atau infeksi bakteri.
Bau dan suhu jangan diabaikan
Indra penciuman bisa membantu. Bau apek yang muncul di antara jari-jari kaki mengisyaratkan lapisan kulit sedang meradang. Aroma yang tak biasa ini kerap datang sebelum tanda visual terlihat jelas.
Suhu telapak juga bercerita banyak. Bantalan yang lebih hangat dari biasanya mengindikasikan peradangan, infeksi, reaksi alergi, atau paparan permukaan panas. Sebaliknya, kaki yang terasa dingin punya arti tersendiri.
“Bantalan telapak kaki yang dingin kadang dapat mencerminkan penurunan sirkulasi atau masalah kesehatan mendasar lainnya,” ujar Vega.
Pemeriksaan kecil ini sebenarnya bisa jadi kebiasaan rutin di rumah. Sambil membelai atau setelah berjalan sore, sisihkan waktu meraba bantalan dan menengok sela-sela jarinya. Konsistensi seperti ini membuat perubahan sekecil apa pun lebih cepat terdeteksi.
Baca juga: Penuh Tawa dan Kebersamaan, Ratusan Lansia Senam Sehat Bersama Wabup Puspawati.
Kapan harus ke dokter hewan?
Ada beberapa tanda yang tidak boleh ditunda. Segera bawa anjing ke dokter hewan bila ia mulai pincang, meraung ketika kakinya diangkat, atau tiba-tiba enggan berjalan. Ketiganya menunjukkan hewan sedang merasa sakit dan butuh penanganan.
Menjaga kesehatan makhluk yang kita pelihara memang menuntut ketelatenan pada hal-hal kecil. Telapak kaki hanyalah salah satunya, tetapi ia bisa jadi jendela paling jujur untuk membaca kondisi seekor anjing.
Pada akhirnya, perhatian yang tulus tidak selalu soal peralatan mahal atau kunjungan rutin ke klinik. Kadang cukup dengan menunduk, memeriksa kaki yang setia menemani langkah mereka, dan memastikan sahabat berbulu itu tetap nyaman berjalan di samping kita. Mi/As
Sumber: gaya hidup
Menemukan kekeliruan dalam berita ini? Sampaikan koreksi atau hak jawab.
Telapak Kaki, Kunci Membaca Kesehatan Anjing Peliharaan






