
Aini Endis Anrika mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi mahasiswa KKN Unhas menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap berbagai produk yang dihasilkan selama pelaksanaan KKN tidak berhenti sebatas kegiatan Expo, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di desa.
“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Inovasi yang dihasilkan mahasiswa KKN Unhas menunjukkan bahwa potensi yang ada di desa dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Aini.
Endis juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unhas yang telah memberikan kontribusi melalui berbagai inovasi selama berada di Luwu Timur.
“Harapan kami, inovasi-inovasi ini dapat terus dikembangkan bersama masyarakat dan pemerintah desa, sehingga ke depan bisa menjadi bagian dari pengembangan UMKM dan ekonomi masyarakat di Luwu Timur,” pungkas Aini Endis Anrika.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, menyampaikan apresiasi atas karya-karya inovasi mahasiswa yang menghasilkan produk yang dapat dipatenkan dan dikembangkan menjadi produk UMKM desa setempat.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah mendukung dan menyambut baik pelaksanaan KKN mahasiswa Unhas, serta pihak swasta yang turut memfasilitasi kegiatan KKN, di antaranya PT Vale Indonesia, PT Semen Tonasa, dan BPOM,” tegas Prof. Muhammad Ruslin. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)






